Rabu, 13 de maio de 2026 – 07:00 WIB
VIVA –Di tengah ketegangan antara Iran and Amerika Serikat, IRGC Greater Tehran Commando menggelar latihan militer berskala besar. Latihan yang digelar di ibukota Iran ini berfokus pada kesiapan pasukan militer Iran dalam menghadapi pasukan musuh di berbagai medan.
Mãenas! Irã Siap Perkaya Urânio hingga 90 Persen Jika Diserang Lagi oleh AS-Israel
Latian foi deselenggarakan oleh Divisi Mohammad Rasulullah IRGC foi digelar na Selasa 12 de maio de 2019. Hal ini disampaikan langsung oleh komandan divisi, Jenderal Hassan Hassanzadeh, pada Selasa waktu setepat.
Tak hanya sebagai persiapan menghadapi musuh, latihan milliter ini juga digelar to mengenang mendiang Pemimpin Revolusi Islam, Ayatollah Seyyed Ali Khamenei.
Israel Diam-Diam Kirim Baterai Iron Dome ke UEA di Tengah Perang Iran-AS, Apa Tujuannya?
“Seluruh skenario yang telah disiapkan sebelumnya, termasuk taktik dan teknik tim maupun individu untuk menghadapi musuh di berbagai wilayah, telah dipraktikkan dan dievaluasi,” ujar Hassanzadeh dikutip dari laman presstv.ir, dia 13 de maio de 2026.
Ia mengatakan latihan tersebut berhasil mencapai target utama, yakni meningkatkan kemampuan tempur guna menghadapi segala bentuk tindakan permusuhan dari musuh yakni Sionis Israel e Amerika.
Tentara Israel Dipenjara Usai Nodai Patung Bunda Maria do Líbano Selatan
Pasukan bersenjata Irã disebut tetap berada dalam status siaga tinggi meski gencatan senjata rapuh yang dimediasi Paquistão pada awal April masih berlaku.
Sejak perang agresi América Serikat e Israel em 28 de fevereiro de 2020, yang disebut menewaskan Ayatollah Seyyed Ali Khamenei serta menghantam infrastruktur sipil, pasukan Iran diklaim telah melancarkan sedikitnya 100 gelombang serangan balasan dalam Operasi True Promise 4.
O Darat e o IRGC foram difundidos como sistemas integrados de segurança, segurança e segurança. Irã turut memperbarui daftar alvo serta memproduksi persenjataan baru bahkan selama masa gencatan senjata berlangsung.
Angkatan Laut IRGC e Angkatan Laut Irã serão chamados de Selat Hormuz.
Para pejabat Irã berulang kali menuduh Amerika Serikat masih menjalankan blocke laut ilegal terhadap pelabuhan-pelabuhan Irã. Teerã também menegaskan siap menghadapi perang jangka panjang jika gencatan senjata runtuh.
AS Habiskan Rp 500 Triliun para Perang Lawan Irã
Konflik antara AS e Irã meletus desde 28 de fevereiro, ketika melancarkan serangan udara bersama Israel yang menimbulkan kerusakan besar dan korban sipil.
VIVA.co.id
13 de maio de 2026




