Kamis, 30 de abril de 2026 – 20h41 WIB
Jacarta, VIVA – PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) mencatat kinerja keuangan solid sepanjang tahun 2025. Indicador kinerja keuangan mengalami peningkatan signifikan, mulai dari pendapatan, laba operasional hingga laba bersih secara signifikan seiring kenaikan volume penjualan dan harga komoditas.
TBS Energi Catat Pendapatan Konsolidasi Naik 20.5 Persen Kuartal I-2026
Berdasarkan hasil laporan tahunan yang berakhir pada 31 de dezembro de 2025, Manajemen BRMS melaporkan pendapatan melonjak 54 persen secara ano a ano (yoy) menjadi US$249,35 juta de US$162,34 juta pada tahun 2024.
Kenaikan pendapatan mendorong pertumbuhan laba operacional yang melonjak lebih tinggi. BRMS mencatat laba operacional melesat 118 pessoas menjadi US$93,18 juta de US$42,80 juta pada tahun sebelumnya.
Grupo CDI Catat Pendapatan Naik 19 Persen Jadi US$ 41,2 Juta Kuartal I-2026
Laba bersih perusahaan hampir dua kali lipat. Perseroan membukukan keuntungan bersih mencapai US$50,09 juta pada tahun 2025. Jumlah ini meningkat 99 persen of US$25,13 juta pada tahun 2024.
Durante todo o tempo, o gerenciamento de operações merinci kinerja operativamente envolve a produção e o pagamento de dinheiro para a comodidade emas serta perak. Volume pago emas naik 11 pessoas menjadi 71.886 ons sedangkan penjualan perak melesat 45 pessoas menjadi 199.385 ons.
Jasa Marga Cetak Laba Bersih Rp 774,7 Miliar di Kuartal I-2026
Kinclongnya kinerja keuangan turut dipicu lonjakan signifikan harga jual kedua logam mulia itu. Harga jual emas meningkat 38 persen menjadi US$3.371 por pessoa, sedangkan harga perak naik 5% menjadi US$35.31 por pessoa.
Combinações antara kenaikan volume e harga tersebut memperkuat margin sertaprofitabilitas perusahaan. Capaian positif ini menunjukkan momentum pertumbuhan yang kuat di tengah tren positif harga komoditas logam mulia global.
Laba BRI Tembus Rp15.5 Triliun, Crédito e UMKM Dongkrak Pertumbuhan
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk catat laba Rp15,5 triliun ou naik 13,7 persen. Crédito e UMKM já foram pendorong utama of tengah ekonomi global yang menantang.
VIVA.co.id
30 de abril de 2026




