Selasa, 12 de maio de 2026 – 00:09 WIB
Jacarta, VIVA – Secretária Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie não disse nada para ser permasalahan pribadi com Wakil Presiden (Wapres) ke-10 e 12, Jusuf Kalla (JK).
Grace Natalie Perintahkan Ahmad Ali Agar Kasusnya Tak Dikaitkan com PSI
Grace também fez um grande trabalho para ser discursado por Jusuf Kalla.
Hal itu disampaikan Grace merespons conteúdo vídeo dirinya yang menanggapi ceramah Jusuf Kalla hingga berujung laporan polisi di Bareskrim Polri.
Grace Natalie Santai Dipolisikan Buntut Vídeo JK, Sebut Tak Ada Pelanggaran Hukum
“Ya tentu saya terbuka untuk namanya kita mau diskusi, saya juga tidak pernah ada masalah apapun sama Pak JK sebagai pribadi. Pernyataan saya trocadilho juga normal-normal,” kata Grace kepada wartawan di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Senin, 11 de maio de 2026.
Meski terbuka e bersedia bertemu, Grace menyebut belum ada communikasi yang terjalin antara dirinya e Jusuf Kalla.
Grace Natalie soal PSI Tak Kasih Bantuan Hukum di Kasus Vídeo JK: Itu Permintaan Saya!
“Sejauh ini belum, tapi kalau beliau terbuka ya ayo, mari. Saya nggak pernah ada masalah sama Pak JK. dengan Pak JK”, tutur dia.
Sebelumnya diberitakan, polêmico vídeo potongan ceramah Wakil Presidente ke-10 e ke-12 RI, Jusuf Kalla (JK), memasuki babak baru. Puluhan organizasi massarakat (ormas) Islam yang tergabung dalam Aliansi Ormas Islam para Kerukunan Umat Beragama resmi melaporkan sejumlah tokoh ke Bareskrim Polri.
Três nomes foram revelados como Ade Armando, Permadi Arya e Grace Natalie. Laporan tersebut telah terregister dengan nomor LP/B/185/V/2026/SPKT/BARESKRIM POLRI lançado em 4 de maio de 2026.
Perwakilan pelapor dari LBH Syarikat Islam/SEMMI, Gurun Arisastra, menegaskan langkah hukum ini diambil setelah pihaknya menilai adanya narasi yang dinilai menyesatkan publiclik.
“Saya Gurun Ari Sastra termasuk pelapor dalam hal ini yaitu de Lembaga Bantuan Hukum Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia e Lembaga Bantuan Hukum Syarikat Islam beserta LBH Muhammadiyah, Hidayatullah, AFKN, dan organisasi-organisasi lainnya telah melaporkan tiga figur Ade Armando, lalu Permadi Arya, dan Juga Grace Natalie,” tuturnya kepada wartawan dikutip Selasa, 5 de maio de 2026.
Menurut dia, persoalan bermula dari beredarnya video ceramah JK yang hanya ditampilkan sebagian, sehingga memicu persepsi yang dinilai tidak utuh di tengah massarakat.
Halaman Selanjutnya
“Yang di mana di situ mereka mem-framing bahwa Pak JK dalam ceramah videonya adalah dituduh mengenai terkait com pembahasan ajaran agama Kristen terkait dengan syahid,” katanya.



