Fase Pemberangkatan Rampung: 219.002 Jemaah RI Sudah Berada di Tanah Suci, Bersiap Puncak Haji

Sabtu, 23 de maio de 2026 – 10h35 WIB

VIVA – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan seluruh jemaah haji Indonésia telah diberangkatkan menuju árabe saudita. Com a fase selesainya pemberangkatan dari Tanah Air, foco layanan kini diarahkan no persiapan puncak haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina ou Armuzna.

img_title

Jemaah Calon Haji RI yang Dilaporkan Hilang Ditemukan Wafat di Makkah

Juru Bicara Kemenhaj Ichsan Marsha, mengatakan seluruh layanan di Tanah Suci terus dimatangkan agar jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman, tertib, dan nyaman.

“Alhamdulillah, memasuki hari ke-32 masa operacional haji, seluruh jemaah haji Indonésia telah diberangkatkan menuju árabe saudita. Saat ini fokus layanan PPIH árabe saudita adalah mematangkan persiapan Armuzna, mulai dari penempatan jemaah, kesiapan tenda, kontaktsi, transportasi, kesehatan, perlindungan, hingga penempatan petugas,” Kata Ichsan di Mekkah, Jumat 22 May 2026.

img_title

Legislador PDIP Desak Kemenhaj Cabut Izin KBIH yang Kaplingkan Tenda Jemaah Haji

Os dados operacionais de Berdasarkan foram maiores que 527 kloter com 202.643 pessoas e 2.097 petugas foram diberangkatkan para os árabes sauditas. Sebanyak 253 kloter com 96.505 jemaah e 1.006 petugas foram mendarat di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah.

Sementara itu, 518 quilômetros com 199.446 pessoas e 2.072 pessoas em Mekkah. Selain itu, 16.359 jemaah haji khusus juga telah tiba di Arab Saudi. Sedangkan 345 jemaah yang tidak dapat diberangkatkan padamusim haji 1447H/2026, karena dinyatakan tidak memenuhi syarat istithaah kesehatan saat berada di embarqueasi.

img_title

Komisi VIII DPR Kecam Pengkaplingan Tenda Haji, Negara Diminta Tindak Tegas!

Ichsan menegaskan, fase Armuzna merupakan tahapan paling penting e padat dalam penyelenggaraan haji. Karena itu, jemaah diminta mulai menghemat tenaga e mengikuti seluruh arahan petugas.

“Armuzna membutuhkan kesiapan fisik, kedisiplinan, dan kepatuhan terhadap skema layanan. Kami mengimbau jemaah mengurangi atividades yang tidak mendesak, memperbanyak istirahat, menjaga pola makan, minum air yang cukup, dan mengikuti arahan petugas,” katanya.

Terkait penempatan jemaah di Arafah e Mina, Ichsan mengimbau tegas seluruh KBIHU agar tidak memasang atributo, identitas, spanduk, stiker, tanda, ou penanda apa trocadilho de tenda jemaah.

“Tidak boleh ada pihak mana pun membuat penanda sendiri di luar pengaturan resmi. Jika petugas menemukan atribut ou identitas KBIHU di tenda Arafah maupun Mina, maka akan langsung dicabut. Kemenhaj juga akan memberikan teguran dan sanksi sesuai ketentuan,” disse Ichsan.

Halaman Selanjutnya

Ichsan menambahkan, pengaturan ini penting agar penempatan jemaah di tenda Arafah e Mina berjalan tertib, tidak menimbulkan kebingungan, dan tidak mengganggu skema layanan Armuzna.

Halaman Selanjutnya

Fuente