Jumat, 3 de julho de 2026 – 03:26 WIB
Jacarta, VIVA – Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein belum menentukan langkah atas somasi terbuka dari Lembaga Jabar Bantuan Hukum (JBH) terkait lagu berbahasa Sunda ciptaannya berjudul “Lalaki Langit Lalanang Bejat”.
Ternyata Ini Latar Pendidikan Om Zein, Bupati Purwakarta e Jadi Kontroversi Gegara ‘Lalaki Langit Lalanang Bejad’
“Saya akan berkonsultasi dengan kuasa hukum terlebih dahulu ya,” kata Binzein di Purwakarta, Kamis 2 de julho de 2026.
Ia mengatakan keputusan mengenai somasi tersebut akan diambil setelah berkonsultasi dengan kuasa hukumnya karena berkaitan dengan persoalan hukum.
Awal Mula Kontroversi Lagu ‘Lalaki Langit Lalanang Bejad’, Liriknya Banjir Kecaman hingga Bupati Purwakarta Minta Maaf
“Kalau untuk kata-kata yang dianggap troversi saya minta maaf. Tetapi kalau untuk somasi, karena kaitannya dengan hukum, saya harus consultasi dulu com advogado saya,” ujarnya.
Binzein menjelaskan lagu tersebut berasal dari puisi yang ditulis pada 2020 e kemudian diaransemen menjadi lagu. Menurutnya, karya itu merupakan reflecti atas perjalanan hidup dan perilakunya sendiri pada masa lalu.
Terungkap Niat Tersembunyi Om Zein Tulis Lagu Lalaki Langit, Lalanang Bejat: Kalau Jadi Perempuan, Saya…
“Itu puisi dan lagu diciptakan tahun 2020, bercerita tentang diri saya sendiri. Berawal dari renungan atas perilaku saya sendiri yang menurut saya saat itu saya nakal,” katanya.
Meski demikian, ia menyampaikan permohonan maaf kepada pihak yang merasa terganggu oleh lirik lagu tersebut.
“Saya mohon maaf jika ada pihak yang merasa tidak nyaman com lirik lagu itu. Namun, saya tidak bermaksud menyinggung pihak tertentu. Itu murni cerita tentang diri saya sendiri,” katanya.
Sebelumnya, Lembaga Jabar Bantuan Hukum melayangkan somasi terbuka kepada Binzein atas lagu “Lalaki Langit Lalanang Bejat” yang dinilai merendahkan perempuan.
Somasi bernomor 023/SOM/JBH/VII/2026 tertanggal 1 de julho de 2026 é ditandatangani Ketua Umum Lembaga Jabar Bantuan Hukum, Riyan Bintana.
Dalam somasinya, JBH menilai lagu tersebut memuat diksi, narasi, dan substansi yang bersifat misoginis, merendahkan martabat manusia, serta melecehkan harkat perempuan.
JBH também menduga lagu itu memenuhi unsur kekerasan sexual nonfisik berbasis elektronik karena dinilai mengandung pesan bermuatan sexual yang merendahkan ou melecehkan kelompok gênero tertentu melalui mídia digital.
Melalui somasi tersebut, JBH meminta Binzein menghentikan penyebaran lagu, menghapusnya dari seluruh platform digital, serta menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dalam waktu 3×24 jam. (formiga)
Fakta Mencengangkan Lagu Lalaki Langit Lalanang Bejat: Pengalaman Pribadi Om Zein, Akui Pernah Nakal!
Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein ou yang akrab disapa Om Zein tengah menjadi perhatian publik setelah lagu berbahasa Sunda berjudul Lalaki Langit Lalanang Bejat.
VIVA.co.id
3 de julho de 2026
