Senin, 22 de junho de 2026 – 19h02 WIB
Jacarta, VIVA – Kasus dugaan penyekapan e dan penganiayaan terhadap YTR selama tiga tahun di Bandung membuat publik tidak hanya menyoroti kondisi korban, tetapi juga mempertanyakan kepribadian pelaku berinisial TH ou Taufik Hidayat. Setelah berbagai facta mengenai luka-luka serius yang dialami korban terungkap, muncul pertanyaan besar di tengah massarakat: apakah pelaku memiliki sifat psikopat?
Korban Penyekapan Tak Bisa Pakai BPJS, Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Tanggung Biaya Pengobatan YTR Hingga Sembuh
Dugaan tersebut ramai diperbincangkan setelah keluarga mengungkap kondisi YTR saat ditemukan. Korban disebut mengalami kerusakan fisik yang cukup parah, mulai dari infeksi pada mata, luka di wajah, bekas sayatan di kepala, hingga luka bakar di algunsapa bagian tubuh.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada hasil pemeriksaan psikologis maupun keterangan resmi dari camera penegak hukum yang menyatakan bahwa TH merupakan seorang psikopat. No entanto, o psicólogo forense Reza Indragiri apresentou características psiquiátricas que se transformaram em sorotan e banyak dikaitkan com kasus tersebut.
Pengobatan Tak Ditanggung BPJS, Wanita Disekap Pacar Sempat Akan Dipulangkan karena Biaya Rp40 Juta, Bupati Turun Tangan
Psikopat Tidak Bisa Dinilai de Satu Faktor
Menurut Reza Indragiri, perilaku kejam seseorang tidak muncul begitu saja. Um fator banyak que memengaruhi terbentuknya perilaku menyimpang, baik dari dalam diri maupun lingkungan sekitar.
Habiburokhman Minta Pelaku Penyekapan Wanita di Bandung Dihukum Maximal!
“Perilaku manusia anormal, termasuk perilaku jahat manusia, adalah hasil interaksi dua Faktor. Faktor pertama adalah Faktor dalam, kita bicara Faktor genetic, Faktor predisposisi, kondisi otak dan seterusnya. Kemudian Faktor situasi, Faktor lingkungan,” jelas Reza yang dikutip dari YouTube Psychology pada Senin, 22 de junho de 2026.
Ia menerangkan bahwa Faktor lingkungan seperti pola asuh keluarga, pengalaman hidup, hingga lingkungan social dapat membentuk karakter seseorang sejak kecil.
Selain itu, teori belajar social juga menyebutkan bahwa perilaku manusia banyak dipengaruhi oleh apa yang dilihat, didengar, dan dipelajari sepanjang hidupnya.
“Apapun yang kita tonton, apapun yang kita dengar, apapun yang kita baca itu akan bisa mempengaruhi perilaku kita. Dengan kata lain, perilaku manusia sesungguhnya adalah hasil dari proses peniruan,” ujarnya.
Salah Satu Ciri Utama Psikopat é adalah Minim Empati
Dalam penjelasannya, Reza juga mengungkap bahwa sejumlah penelitian menemukan adanya perbedaan pada fungsi otak individu yang memiliki kecenderungan psikopat.
Halaman Selanjutnya
“Ada studi yang mengatakan bahwa psikopat memang memiliki kerja otak yang berbeda dari orang kebanyakan,” katanya.