Jumat, 10 de julho de 2026 – 18h45 WIB
VIVA – Mantan juara dua divisi UFC, Conor McGregor, mengklaim telah menjatuhkan lebih banyak rekan latihannya selama persiapan menuju UFC 329 dibandingkan kamp latihan mana pun sepanjang kariernya.
Belum Juga Bertarung, Conor McGregor Lempar Sindiran Pedas e Justin Gaethje Jelang UFC 329
Muncul sebuah keraguan akan kemampuannya, lantaran sudah lebih dari enam tahun sejak for penggemar terakhir kali melihat McGregor mereaih kemenangan KO di lam Octagon.
A vitória de Donald Cerrone nos últimos 40 anos no UFC 246 em 2020 ocorreu quando McGregor no UFC ganhou o status de Juara Dua Divisi em 2016.
Juara Kelas Berat UFC Beri Prediksi Hasil Conor McGregor x Max Holloway, Siapa yang Akan KO?
Petarung no UFC, Conor McGregor.
Foto:
- Instagram/tenotóriommma
Kini, petarung asal Ireland itu bertekad mengakhiri tren negatif tersebut saat menghadapi Max Holloway no final do UFC 329 yang digelar Sabtu (11/7) waktu setempat.
No UFC 329, a lenda do MMA Sebut Conor McGregor Hadapi Tantangan Mustahil Ini para Tumbangkan Holloway
Conor McGregor mengaku telah kembali menemukan performa terbaiknya selama menjalani pemusatan latihan. Bahkan, menurutnya, sejumlah rekan latihannya menjadi korban keganasannya di gym.
A Semana Internacional da Luta foi lançada em 11 de julho e foi lançada para McGregor antes de Lima Tahun se ausentar das competições.
“The Notorious” foi lançado em 2021 e foi lançado em 2021 por Dustin Poirier. Sekembalinya ke Octagon, e o último colocado por Lawan Tangguh, Max Holloway.
Banyak pihak meragukan peluang McGregor karena minimnya rekaman latihan yang memperlihatkan kondisi terkininya. No entanto, em meio ao Smash Cast, ele tem duas divisões do UFC que são capazes de competir e terjadi selama kamp pelatihan.
“Max é um grande jogo de kickboxing. Não há nada que você possa fazer para fazer isso para Max, e você pode dizer que alguns rekans o fizeram”, disse McGregor.
“Saya telah melalui alguns pertarungan sulit di balik layar. Saya sangat merahasiakan latihan saya. Saya belum mengunggah clip apa pun.”
Meski Demikian, McGregor mengaku sangat puas com hasil latihannya.
“Tapi saya akui ini, saya telah menjatuhkan lebih banyak orang di kamp ini daripada yang pernah saya jatuhkan sebelumnya,” tambahnya.
Ia menyadari pernyataannya mungkin terdengar keras, tetapi menurutnya itulah tuntutan menjadi seorang juara.
“Anda mungkin berpikir, ‘Ini agak kejam.’ Inilah permainannya. Anda harus sekejam itu. “Jika Anda tidak sekejam itu, maka Anda tidak akan menjadi juara dunia dua kali.”
Halaman Selanjutnya
Sebelum mengalami patah kaki no duelo trilogi melawan Dustin Poirier, McGregor também sempat kalah KO dari petarung berjuluk “The Diamond” tersebut pada pertarungan kedua mereka enam bulan sebelumnya.