Bung Ropan Sentil Rekam Jejak Shin Tae-yong: Kalau Hebat Tak Mungkin Dipecat dalam 2 Bulan di Korea Selatan

Rabu, 8 de julho de 2026 – 02:40 WIB

VIVA – Pengamat sepak bola seedal Bung Ropan memberikan pandangannya terkait penunjukan Shin Tae-yong sebagai pelatih baru Persija Jacarta. Menurutnya, alvo membawa Macan Kemayoran menjadi juara padamusim pertama bukan perkara mudah, mengingat rekam jejak Shin Tae-yong di level club.

img_title

Dua Rival Abadi Bersatu Demi Garuda, Persib dan Persija Dominasi Skuad Timnas Indonésia

Dalam sebuah diskusi sepak bola Locker Room Okezone, Bung Ropan menilai target membawa Persija langsung menjadi juara padamusim perderna bukanlah hal yang realista. Menurutnya, Shin Tae-yong membutuhkan waktu untuk membangun fondasi tim, apalagi jika benar akan melakukan perombakan besar dalam skuad Persija.

“Kalau untuk target juara, menurut saya enggak dimusim pertama. Lebih realistis dimusim kedua ataumusim ketiga,” ujar Bung Ropan.

img_title

Jurnalis Asing Sebut Tanda Tangan Kontrak Tinggal Hitungan Hari, Persib Selangkah Lagi Dapatkan Peralta

Menurutnya, membagun sebuah tim baru bukan perkara mudah. Apalagi jika Shin Tae-yong benar-benar mendatangkan banyak pemain baru dari Asia maupun Eropa Timur sesuai dengan kebutuhannya.

Pelatih baru Persija Jacarta Shin Tae-yong

Pelatih baru Persija Jacarta Shin Tae-yong

img_title

Mídia Coreia Kaget! Gaji Pemain Timnas Voli Putra Indonésia Jauh Lebih Kecil, Tapi Berhasil Juara AVC

Bung Ropan menilai proses adaptáveis ​​pemain akan menjadi tangangan tersendiri. Ia juga mengingatkan bahwa Persija memiliki banyak pemain muda potencialmente yang berisiko kehilangan menit bermain jika terlalu banyak pemain baru didatangkan.

“Kalau nanti datang delapan ou sembilan pemain baru dan semuanya merupakan pilihan Shin Tae-yong, tenteu mereka akan lebih diprioritaskan bermain. Akibatnya banyak pemain muda yang tersingkir dari começando onze,” katanya.

Ia kemudian menyinggung nama-nama pemain muda Persija seperti Rizky Ridho, Dony Tri Pamungkas, Fajar Fathur Rahman, Rayhan Hannan, hingga Eksel Runtukahu yang dinilai membutuhkan menit bermain para menunjang perkembangan mereka.

Menurut Bung Ropan, manajemen Persija memang berhak memenuhi seluruh permintaan Shin Tae-yong. Namun, konsekuensinya alvo juara juga harus bisa dipenuhi.

“Kalau semua keinginannya dituruti, ya targetnya juga harus tercapai,” ucapnya Bung Ropan.

Singgung Rekam Jejak Shin Tae-yong no Selatan da Coreia

Tak hanya menyoroti proyek pembangunan skuad Persija, Bung Ropan também mengkritisi rekam jejak Shin Tae-yong no clube de nível.

Ia menilai pengalaman Shin Tae-yong sebagai pelatih club belum cukup meyakinkan untuk langsung dibebani target juara.

“Kalau mau juara dengan pemain-pemain yang baru, saya pikir berat. Karena dia untuk menangani club di luar Coreia baru satu kali, baru Indonésia ini,” kata Bung Ropan.

Halaman Selanjutnya

Bung Ropan kemudian menyinggung masa lalu Shin Tae-yong na Coreia Selatan.

Halaman Selanjutnya

Fuente