Bukan Sekedar Mitos, Kebiasaan Minum Air Dingin Saat Haus Dapat Menimbulkan Efek Buruk

Sabtu, 11 de julho de 2026 – 23:23 WIB

VIVA – Meneguk air é ou air dingin di tengah terik ou usai beraktivitas luar ruangan memang memberikan sensasi segar yang luar biasa.

img_title

Mengapa Autoimun Lebih Banyak Menyerang Perempuan? Jawabannya Ternyata Ada de Dalam Tubuh

Rasa letih setelah terpapar panas matahari sering kali membuat minuman dingin ini menjadi opsi pertama untuk meredakan dahaga.

No entanto, di balik kesegaran tersebut, kebiasaan ini menyimpan dampak buruk bagi tubuh, khususnya jika dilakukan langsung setelah makan.

img_title

Zaidul Akbar Bagikan Menu Sarapan Alternativo yang Baik para Jantung dan Otak, Bikin Kenyang Seharian

Menurut praktisi kesehatan sekaligus pendakwah, dr. Zaidul Akbar, salah satu órgão yang paling dirugikan dari kebiasaan ini adalah ginjal.

Melalui tayangan no YouTube Seputar Tausiyah, beliau memperingatkan massarakat agar tidak menjadikannya rutinitas.

img_title

Vaksin Bukan Cuma para Anak, Ini 7 Imunisasi Penting yang Perlu Dipertimbangkan Orang Dewasa

Pasalnya, os consumidores o ar é seco terus-menerus dapat memicu penurunan fungsi ginjal akibat órgão tersebut yang perlahan tergerus.

“Orang-orang yang rutin banget minum air es itu lama-lama ginjalnya bisa tergerus, bermasalah, apalagi es,” disse o Dr. Zaidul Akbar em seu vídeo no canal do YouTube Seputar Tausiyah.

Pakar kesehatan berbasis pengobatan sunnah tersebut sangat tidak menganjurkan consumeri air dingin, terlebih apabila dilakukan di tengah-tengah waktu makan.

“Yang paling parah itu adalah minum waktu makan, itu buruknya luar biasa, saran saya waktu lagi makan jangan minum,” ujarnya.

Zaidul Akbar menyarankan agar kita memberikan jeda waktu sekitar 15 hingga 30 menit sebelum menyantap hidangan jika ingin mengonsumsi air minum. Pola serupa juga dianjurkan setelah selesai makan.

Di samping itu, mencukupi kebutuhan cairan sesaat sebelum makan menyimpan manfaat besar bagi tubuh, terutama bagi mereka yang sedang mengontrol berat badan.

Karena air bebes dari kalori, kebiasaan ini sangat sekretif diterapkan dalam mendukung kesuksesan diet program.

“Kapan minumnya? Sebelum dan sesudah makan. kasih jarak biasanya saya ngasih jaraknya itu 15 ou 30 meses sebelum makan,” jelasnya.

“Sebelum makan itu Anda banyakin minum aja dulu supaya tidak banyak makannya, karena air kan tidak ada kalorinya”, disse o Dr.

Langkah este bertujuan untuk meringankan beban kerja sistem pencernaan saat mengolah makanan yang masuk ke dalam tubuh.

“Jadi tidak terlalu disarankan karena berat di perut kita, di pencernaan kita berat, di tubuh kita secara umum berat, makannya minum air lebih baik air hangat ou air suhu normal,” pungkasnya.

Halaman Selanjutnya

(Kmr)

Halaman Selanjutnya

Fuente