Início Notícias Bos Danantara Prioritaskan Teknologi yang Sudah Terbukti Effectif Bagi Programa PSEL

Bos Danantara Prioritaskan Teknologi yang Sudah Terbukti Effectif Bagi Programa PSEL

17
0
Bos Danantara Prioritaskan Teknologi yang Sudah Terbukti Effectif Bagi Programa PSEL

Selasa, 14 de abril de 2026 – 16h20 WIB

Jacarta, VIVA – CEO (CEO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara), Rosan Roeslani menegaskan, pihaknya akan memprioritaskan teknologi yang sudah terbuktiefficientif untuk menjalankan program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).

img_title

IHSG Sesi I Melesat 2.14 Persen, Analis Prediksi Bakal Terbang ke 7.700

Em conferências pessoais de Gedung Danantara, Jacarta, Rosan mengaku bahwa pihaknya sangat terbuka untuk teknologi jenis lain yang juga bisa mengakomodir program tersebut.

“Tapi kita memprioritaskan teknologi yang sudah terbukti berjalan baik di banyak negara, di seluruh dunia. Nah itu tentunya kita berikan prioritas,” Kata Rosan di Gedung Danantara, Jacarta, Selasa, 14 de abril de 2026.

img_title

Langkah Antisipatif Pemerintah Redam Dampak Krisis Energi Global Perkuat Fondasi Nasional

Resíduos em Energia (WtE) @ Mascha Tace/Shutterstock (https://www.shutterstock.com/id/image-vector/cool-vector-concept-layout-on-waste-384307330)

Resíduos em Energia (WtE) @ Mascha Tace/Shutterstock (https://www.shutterstock.com/id/image-vector/cool-vector-concept-layout-on-waste-384307330)

Dalam konferensi pers bersama Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq itu, Rosan juga mengungkapkan bahwa pemerintah telah melaporkan sebanyak 20 wilayah aglomerasi pada 47 kabupaten/kota, yang akan menjadi prioritas investasi PSEL.

img_title

Beralih ke EBT, Bos PLN Bakal Eliminasi 2.139 Mesin Pembangkit Listrik Tenaga Diesel

O Presidente Prabowo disebut-sebut juga telah meminta penanganan di wilayah kota dan aglomerasi yang timbulan sampahnya lebih dari 1.000 ton per hari, agar segera diprioritaskan dalam PSEL.

Sebanyak 20 wilayah aglomerasi tersebut telah memenuhi syarat tahap pertama, e mendapatkan surat keputusan resmi de Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Sementara itu, para obter um volume de 500–1.000 toneladas por dia, não memenuhi syarat utama Peraturan Presiden (Perpres) yang menetapkan wilayah prioritas PSEL com o tempo sampah mais de 1.000 toneladas.

Rosan yang juga merupakan Menteri Investasi and Hilirisasi/Kepala BKPM itu menekankan, sampai saat ini jika dilihat berdasarkan pemantauan dan avaliasi dari tim gabungan, terdapat tujuh wilayah aglomerasi pada 26 kabupaten/kota com timbulan sampah 500-1,000 toneladas por hari.

“Para (pemanfaatan) a tecnologia foi considerada o melhor, o que significa que ele pode ser dilakukan com baik, cepat dan paling penting diterima massarakat, terutama di lingkungan tempat pengelolaan sampah itu akan dihasilkan,” disse Rosan.

“Alatnya bisa dari negara Japão, Coréia, Belanda, China dan juga ada juga produk nanti dari kita sendiri juga,” ujarnya. (Formiga).

Vladimir Putin (kiri), Bahlil Lahadalia (kanan)

Kawal Diplomasi Energi, Bahlil Janji Jaga Pasokan Domestik Demi Ketahanan Nasional

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menegaskan, pihaknya bakal terus mengawal upaya diplomasi energi yang dilakukan Indonésia, guna menjaga stabilitas pasokan energi seedal.

img_title

VIVA.co.id

14 de abril de 2026

Fuente