Sabtu, 20 de junho de 2026 – 18h09 WIB
VIVA – Brasil mendapat kabar positif jelang laga penentuan Grup C Piala Dunia 2026 menghadapi Escócia. Bintang utama mereka, Neymar, disebut semakin dekat untuk kembali merumput setelah absen akibat cedera otot betis.
Messi Dilaporkan ke FIFA Jelang Laga Argentina Vs Austrália no Piala Dunia 2026, Ada Masalah Apa?
Pelatih Brasil, Carlo Ancelotti, mudou-se para a terceira posição do jogo berusia 34 no final do jogo. A Seleção marcou o Haiti com um placar de 3-0. Menurutnya, proses pemulihan Neymar berikutnya sesuai rencana dan peluang tapil pada pertandingan berikutnya terbuka lebar.
“Neymar pode ser considerado um indivíduo besok dan pada hari Senin dia akan berlatih bersama anggota tim lainnya,” disse Ancelotti na conferência pessoal em questão, dikutip da Reuters.
Kisah Percintaan Paling “Gong” de Kalangan Pemain Timnas Coreia Selatan di Piala Dunia 2026
“Dia akan siap bermain dalam pertandingan melawan Skotlandia,” disse.
Kembalinya Neymar menjadi kabar yang sangat dinantikan publick Brasil. Pasalnya, mantan pemain Barcelona e Paris Saint-Germain itu terakhir kali tampil bersama clubnya, Santos, pada 17 Mei lalu sebelum harus menepi karena cedera.
Cedera Horor di Piala Dunia 2026, FIFA Siapkan Rp10 Miliar para o Clube Rekan Jay Idzes
Menski tak banyak bermain selama fase kualifikasi Piala Dunia 2026, kontribusi Neymar tetap terasa signifikan. Dalam empat penampilannya, ia mampu menyumbangkan dua gol e dan tiga assist yang membantu Brasil mengamankan ticket ke putaran final.
Di sisi lain, kemenangan atas Haiti juga menghadirkan harapan baru di lini depan Brasil. Matheus Cunha marcou um gol com um gol no primeiro gol e fez um peluang para se tornar titular.
Sebelumnya, Cunha dipercaya mengisi posisi penyerang tengah anggantikan Igor Thiago. Keputusan tersebut terbukti sekretif karena pemain yang dikenal flexibel itu mampu memberikan ancaman konstan kepada pertahanan lawan.
“Mungkin saja,” kata pelatih asal Italia itu ketika ditanya apakah Cunha akan tetap bermain sebagai penyerang tengah.
“Saya pikir posisi Matheus é uma posição yang bagus para menciptakan masalah bagi pertahanan,” disse Ancelotti.
“Dan dia menyaring umpannya dengan sangat baik, dan posisinya adalah posisi yang bagus untukeffectif di lini depan.”
“Itu bisa menjadi sebuah pilihan. Kami membahas ini kemarin. Saya tidak menginginkan identitas yang jelas. Mungkin kita akan mengubahnya di pertandingan berikutnya.”
Ancelotti menegaskan dirinya masih membuka berbagai kemungkinan dalam menyusun composisi serangan Brasil. Mantan pelatih Real Madrid itu ingin timnya memiliki flexibilitas taktik to menghadapi berbagai karakter lawan sepanjang turnamen.
Halaman Selanjutnya
Saat ini Brasil memimpinclassemen Grup C com kolesi empat poin. Mereka unggul selisih goal atas Marrocos yang pada pertandingan lain berhasil mengalahkan Skotlandia com skor tipis 1-0.