Rabu, 3 de junho de 2026 – 02:20 WIB
Jacarta, VIVA – Pasangan ganda putri Indonésia, Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, di Polytron Indonesia Open 2026 masih terus berlanjut. Tampil meyakinkan di hadapan publik Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jacarta, Selasa 2 de junho de 2026, passou yang akrab disapa Ana/Trias itu sekses mengamankan tiket ke babak kedua.
Alwi Farhan Singkirkan Bintang India di Indonesia Open, Tantang Jonatan Christie no duelo Panas Sesama Merah Putih
Ana/Trias venceu a Índia, Treesa Jolly/Gayatri Gopichand Pullela, entre dois gim langsung com pontuação de 21-14 e 21-12. Kemenangan tersebut sekaligus memperpanjang dominasi mereka atas pasangan India tersebut.
Rupanya, hasil positif itu tidak datang begitu saja. Ana/Trias mengaku sudah memiliki gambaran jelas mengenai pola permainan lawan karena algunsapa kali berjumpa di turnamen internacional sebelumnya. Pengalaman tiga kali bertemu sebelumnya menjadi modal penting bagi pasangan Indonésia tersebut para menyusun strategi sejak awal pertandingan.
Sempat Terpuruk, Adnan/Indah Balikkan Keadaan e Tantang Raksasa China di Indonesia Open 2026
“Kami sudah pernah ketemu sebelumnya dengan mereka, sebelumnya sudah tiga kali ketemu. Jadi memang sudah dipersiapkan betul mau menerapkan permainan seperti apa,” kata Trias dalam keterangannya.
Keberhasilan melangkah ke babak kedua membuat tantangan yang lebih berat sudah menanti. Ana/Trias dijadwalkan menghadapi unggulan ketujuh asal Taiwan, Hsieh Pei Shan/Hung En-Tzu, na perebutan ticket perempat final.
Dimulai Hari Ini! Alwi Farhan Hadapi Lakshya Sen, Ini Hasil Drawing Lengkap Wakil Indonesia di Indonesia Open 2026
Meski demikian, keduanya belum ingin terburu-buru menyusun strategi. Mereka memilih mempelajari calon lawan terlebih dahulu sebelum berdiskusi com tim pelatih.
“Kalau strategi, belum kami siapkan, jadi kami mau nonton video pertandingan mereka dulu baru berdiskusi dengan pelatih,” tutur Trias.
Di tengah persaingan ketat turnamen level Super 1000 ini, Ana/Trias tetap memasang target tinggi. Keduanya berharap bisa menembus babak semifinal, meski tetap memilih fokus menjalani pertandingan satu per satu.
“Target kami semifinal dan ya kami berusaha focus satu demi satu babak dulu,” também Ana.
Bermain di Istora yang selalu dipenuhi dukungan suporter Indonésia juga memberikan energi tambahan bagi mereka. Berbeda com seu atlet yang merasakan tekanan ketika tapil di kandang sendiri, Ana/Trias apenas menikmati atmosfera tersebut.
“Kalau kami, justru jadi tambah semangat (principal de Istora). Kalau harapannya pasti maunya menang ya, pasti kan tujuannya mau menang e dan itu kami persiapkan betul. Mainnya masih Kamis, kita persiapkan dari recovery-nya, dari strategi yang mau dijalankan nanti kita berdiskusi dengan pelatih dan tim”, disse Ana.
Halaman Selanjutnya
Sementara itu, hasil positif juga diraih pasangan muda Indonesia lainnya, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum. Mereka berhasil melangkah ke babak kedua setelah mengalahkan sesama wakil Merah Putih, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine.