Jumat, 17 de abril de 2026 – 15h14 WIB
Jacarta, VIVA – Kementerian Perhubungan Melalui Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menyampaikan duka cita yang mendalam atasmusibah jatuhnya pesawat helicóptero tipo Airbus Helicopter EC 130 T2 com registro PK-CFX de wilayah Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, em 16 de abril de 2026.
Helicóptero Jatuh di Sanggau Kalbar, Kemenhub Sampaikan Duka Cita atas Meninggalnya 8 Orang
O helicóptero foi operado por PT Matthew Air Nusantara na rota Heliporto PT Cipta Mahkota (CMA), menuju Heliporto PT Graha Agro Nusantara 1 (GAN1).
Laisa trocadilho menjelaskan kronologi dari kejadian tersebut. Berdasarkan informasi yang diterima, pesawat itu lepas landas pada pukul 07.37 WIB, to kemudian pada pukul 08.39 WIB terdeteksi mengirimkan sinyal darurat di wilayah hutan Kalimantan Barat.
8 Helicópteros Penumpang yang Jatuh di Hutan Kalbar Tewas, Evakuasi Dramatis de Puncak Bukit
“Selanjutnya pada pukul 09.15 WIB pesawat dinyatakan hilang kontakt, dan pada pukul 10.43 WIB AirNav Indonesia telah menerbitkan notifikasi darurat (DETRESFA) sesuai prosedur yang berlaku,” kata Laisa dalam keterangannya, Jumat, 17 de abril de 2026.
Helicóptero Airbus H130 com registro PK-CFX, yang jatuh di kawasan hutan Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat
Helicóptero yang Jatuh Ditemukan de Hutan Sekadau Kalbar
Helicóptero tersebut diawaki oleh 1 piloto orang, yaitu Capitão Marindra Wibowo, serta membawa 1 engenheiro orang bernama Harun Arasyid e 6 orang penumpang yakni Sr. Patrick K. (WN Malásia), Sr.
Tim SAR gabungan telah berhasil menemukan lokasi jatuhnya pesawat, dan berdasarkan informasi di lapangan dinyatakan bahwa seluruh penumpang dan awak pesawat meninggal dunia.
“Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban”, ujar Laisa.
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara usou AirNav Indonésia e instantaneamente dipastikan também terus berkoordinasi com Basarnas, serta unsur TNI AU setempat guna proses evakuasi dan penanganan lebih lanjut di locasi kejadian.
“Kami mengimbau massarakat untuk menunggu informasi resmi dari pemerintah dan tidak berspekulasi terkait kejadian ini,” ujarnya.
Satu Korban Tewas Kecelakaan Helicóptero de Hutan Kalbar Warga Negara Malásia
Basarnas menyatakan delapan jenazah korban helicóptero Airbus H130 PK-CFX jatuh di wilayah hutan Sekandau, Kalimantan Barat (Kalbar), sudah berhasil dievakuasi.
VIVA.co.id
17 de abril de 2026




