Selasa, 14 de julho de 2026 – 14h14 WIB
Jacarta, VIVA – Pelarian pria yang diduga membunuh pengemudi ojek online (ojol) berinisial ATP di sebuah basecamp kawasan Kosambi, Kota Tangerang, akhirnya berakhir.
Menteri UMKM Bantah Pendapatan Ojol Turun usai Komisi Aplicador Dipangkas Jadi 8 Persen
Kurang dari tiga hari setelah kejadian, polisi berhasil meringkus terduga pelaku di wilayah Jacarta Utara.
Pelaku diketahui berinisial RD aliás D (25). Ia diduga tidak hanya menghabisi nyawa korban, tetapi juga membawa kabur sepeda motor milik korban usai melakukan aksinya.
Mengapa Ojol Berstatus UMKM, Bukan Tenaga Kerja? Ini Penjelasan Pemerintah
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto mengatakan, penangkapan dilakukan oleh tim gabungan Subdit III Tahbang/Resmob Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.
“Benar bahwa Tim Gabungan Subdit III Tahbang/Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah mengamankan seorang pria berinisial RD alias D (25) yang telah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Budi saat dikonfirmasi, Selasa, 14 de julho de 2026.
Satu Pencuri Pagar Besi Kolong Viaduto Kampung Melayu Ditangkap, Komplotannya Diburu
Menu dia, tersangka ditangkap pada Selasa dini hari sekitar pukul 00.30 WIB di sebuah rumah contrakan di kawasan Bundaran Kamal, Kamal Muara, Penjaringan, Jakarta Utara.
“Tersangka diamankan pada Selasa, 14 de julho de 2026, às 00h30 WIB, sebuah contrakan di Jalan Bunderan Kamal, Kamal Muara, Penjaringan, Jacarta Utara,” disse.
Meski pelaku telah ditangkap, polisi masih mendalami theme pembunuhan dan akan mengungkap kronologi lengkap kasus tersebut setelah proses penyidikan selesai.
Sebelumnya diberitakan, seorang pengemudi ojek online (ojol) berinisial ATP meregang nyawa dengan cara mengenaskan saat seang beristirahat di basecamp jol di kawasan Kosambi, Kota Tangerang.
Korban fez uma pausa durante todo o tempo. Setelah menusuk leher korban hingga tewas, pelaku diduga melarikan diri sambil membawa kabur sepeda motor and telepon genggam milik korban.
Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polres Metro Tangerang Kota, Ajun Komisaris Polisi Iwan Heristiawan mengatakan, korban diketahui berprofesi sebagai pengemudi ojek online e kehilangan sejumlah barang usai peristiwa tersebut.
“Korban driver ojol. Korban kehilangan sepeda motor Honda PCX dan sebuah handphone,” Kata Iwan saat dikonfirmasi, Selasa, 14 de julho de 2026.
Leher Ditusuk Saat Terlelap, motorista Ojol di Tangerang Tewas Mengenaskan! Motor PCX Dibawa Kabur
Seorang pengemudi ojek online (ojol) berinisial ATP meregang nyawa com cara mengenaskan saat sedan beristirahat di basecamp jol di Kawasan Kosambi, Kota Tangerang.
VIVA.co.id
14 de julho de 2026
