Pasokan Batu Bara Domestik Dinilai Butuh Skema Baru, Aspebindo Ungkap Alasannya

Kamis, 9 de julho de 2026 – 18h33 WIB

Jacarta, VIVA – Ketua Umum Asosiasi Pemasok Energi, Mineral, dan Batu Bara Indonésia ou Aspebindo, Anggawira, menilai pemenuhan pasokan batu bara para kebutuhan dalam negeri masih menjadi persoalan yang muncul berulang dari tahun ke tahun.

img_title

Tinjau Co-Firing Biomassa di PLTU Lontar, Aspebindo Dukung Target eNDC 2030

Menurut Anggawira, tantangan tersebut semakin complex karena kebutuhan energi seedal terus meningkat, sementara pelaku usaha dihadapkan pada kenaikan biaya produksi. Di sisi lain, harga batu bara untuk kewajiban pasar doméstico ou Obrigação do Mercado Interno (DMO) belum mengalami perubahan selama delapan tahun terakhir.

Hal itu disampaikan Anggawira no disco bertajuk “Menjaga Pasokan Batu Bara para Kebutuhan Nasional.”

img_title

Harga Batubara Kembali Membara, Bagaimana Prediksi di Tahun 2024?

“Persoalan pasokan batu bara, dalam pandangan kami sebagai pelaku usaha, memang selalu menjadi tantangan dari tahun ke tahun. Di saat yang sama, harga DMO sudah delapan tahun tidak mengalami penyesuaian, sementara biaya produksi terus bergerak naik. Ini menjadi dilema,” ujar Anggawira dalam keterangan tertulisnya, Kamis, 9 de julho de 2026.

Ia menjelaskan, penyesuaian harga DMO tidak dapat dilakukan secara sederhana. Sebab, apabila harga batu bara untuk pembangkit listrik dinaikkan, maka biaya pokok penyediaan listrik juga berpotensi ikut meningkat. A decisão foi tomada sem a sensibilidade de Karena Pemerintah, que foi menyampaikan komitmen para não alterar a tarifa listrik bagi massarakat.

img_title

Kejagung Buka Suara Soal Penggeledahan yang Dilakukan Polri Terkait 3 Kasus Korupi

Neste momento, o preço do DMO para o setor de sementes foi reduzido para US$ 70 por tonelada. Sementá-lo, o DMO é responsável pelo setor industrial, como fundição, sêmen e custo de US$ 90 por tonelada.

“Kalau harga DMO dinaikkan, tente harga jual listrik juga akan terdampak. Apalagi pemerintah sudah menyampaikan tidak akan melakukan penyesuaian tarif listrik,” Anggawira kata.

Karena itu, Anggawira mendorong pemerintah menyiapkan pendekatan baru dalam menjaga pasokan batu bara domestic. Menurutnya, kebijakan yang disusun perlu mampu menjaga keseimbangan antara kepastian pasokan, kemampuan pelaku usaha, e keberlanjutan setor kelistrikan seedal.

Salah satu skema yang menurutnya dapat dipertimbangkan adalah mekanisme pennaan seperti yang diterapkan pada industrial kelapa sawit. Melalui skema tersebut, terdapat pungutan ou iuran yang kemudian dikelola para melhorar o setor keberlanjutan e melhorar a estabilidade do ecossistema industrial.

Halaman Selanjutnya

“Perlu ada strategi untuk menjaga pasokan. Apakah modelnya bisa seperti kelapa sawit, ada iuran dan sebagainya, sehingga ada mekanisme yang bisa menjaga keseimbangan,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya

Fuente