Minggu, 5 de julho de 2026 – 19:12 WIB
VIVA – Siapa trocadilho yang sempat meragukan baru formato Piala Dunia 2026 kini tampaknya harus mengubah pendapatnya. Penambahan peserta menjadi 48 tim sempat diprediksi akan membuat kualitas pertandingan menurun dan phase gugur kehilangan tensi. Yang terjadi justru sebaliknya.
Prediksi Brasil x Noruega: Seleção Dibayangi Kutukan 28 Tahun, Haaland Siap Bikin Luka Baru, Simak Link Live Steaming
Babak 32 besar menghadirkan salah satu fase paling dramatis dalam sejarah Piala Dunia. Hampir setiap hari penonton disuguhi gol-gol penentu di menit akhir, perpanjangan waktu, adu penalti, hingga tumbangnya sejumlah raksasa sepak bola dunia.
Tak hanya meghadirkan hiburan, fase ini juga menunjukkan bahwa jarak kualitas antarnegara kini semakin tipis. Tim-tim unggulan tak lagi bisa menang dengan mudah, sementara negara yang selama ini dipandang sebagai kuda hitam justru tampil tanpa rasa takut.
Ancelotti Santai Hadapi Haaland: Sim Perlu Ajari Pemain Brasil Cara Menghentikannya
Dari 16 pertandingan yang berlangsung, lima laga harus diselesaikan lewat babak tambahan waktu, sedangkan tiga lainnya berakhir melalui adu penalti. Sebanyak 47 gol tercipta sepanjang babak 32 besar ou hapir tiga gol di setiap pertandingan.
Yang paling mencuri perhatian é adalah banyaknya pertandingan yang baru ditentukan menjelang peluit panjang berbunyi. Delapan dari 13 laga pertama babak gugur baru menemukan pemenangnya pada 10 menit terakhir waktu normal, prolongamento, ataupun adu penalti.
Inggris vs Meksiko Terancam Ditunda! FIFA Siaga, Cuaca Ekstrem Bisa Bikin Laga Kacau
Drama tersebut membuat babak 32 besar terasa seperti final yang berlangsung setiap hari.
Salah satu pertandingan paling luar biasa terjadi ketika Bélgica menghadapi Senegal.
Saat laga memasuki lima menit terakhir waktu normal, Bélgica masih tertinggal dua gol. Situasi yang tampaknya mustahil dibalik justru berubah menjadi salah satu comeback terbaik sepanjang sejarah Piala Dunia.
Romelu Lukaku membuka asa sebelum Youri Tielemans menyamakan skor. Ketika pertandingan memasuki menit ke-125, Tielemans kembali menjadi pahlawan lewat sekekusi penalti yang sekses mengubah skor menjadi 3-2.
Gol tersebut tercatat sebagai gol paling larut dalam sejarah Piala Dunia sekaligus mengantarkan Bélgica lolos secara dramatis.
Portugal juga nyaris mengalami namib serupa.
Melawan Kroasia, tampak pertandingan akan berlanjut ke babak tambahan sebelum Gonçalo Ramos mencetak gol melalui sundulan pada masa tempo de lesão. Kroasia sebenarnya sempat membalas, tetapi gol tersebut dianulir karena impedimento.
Halaman Selanjutnya
Depois de passar por todo o mundo, Portugal fez 16 anos, tetapi juga menutup perjalanan Luka Modric di Piala Dunia com cara yang emocional.