Minggu, 5 de julho de 2026 – 00:45 WIB
Jacarta, VIVA – Sejumlah petinggi kelompok Hizbullah e Hamas menghadiri upacara pemakaman Pemimpin Tertinggi Irã, Aiatolá Ali Khamenei, em Teerã, Sabtu, 4 de julho de 2026. Kehadiran delegadoasi dari dua kelompok yang didukung Irã tersebut menjadi salah satu sorotan dalam prosesi penghormatan terakhir bagi tokoh yang memimpin República Islã Irã selama lebih dari tiga década.
Lebih de 20 Juta Orang Diperkirakan Hadiri Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Prosesi Berlangsung Selama 6 Hari
Selain mengikuti rangkaian pemakaman, para os delegados do Hizbullah e do Hamas, também conseguiu pertemuan com Menteri Luar Negeri Irã, Abbas Araghchi.
Selama bertahun-tahun, o Irã dikenal memberikan dukungan kepada Hamas na Palestina, Hizbullah no Líbano, serta kelompok Houthi em Yaman. Amerika Serikat e sejumlah negara Barat menetapkan ketiga kelompok tersebut sebagai organisasi teroris, sehingga hubungan Teerã com mereka menjadi salah satu alasan Iran menghadapi berbagai sanksi internacional.
Diálogo Trump Tunda AS-Irã Selama Proses Pemakaman Ali Khamenei
Delegasi do Hizbullah Dipimpin Mohammed Fneish
Delegacias do Hizbullah yang hadir dalam prosesi pemakaman terdiri dari sejumlah pejabat organisasi serta keluarga anggota yang tewas maupun terluka.
Pemerintah Irã Perlihatkan Peti Jenazah Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei, Jadi Sorotan Ada Apa?
Rombongan itu dipimpin oleh pejabat sênior do Hizbullah sekaligus mantan mentori Líbano, Mohammed Fneish.
Kehadiran delegadoasi tersebut menunjukkan penghormatan Hizbullah terhadap sosok Ayatollah Ali Khamenei yang selama ini memiliki hubungan erat dengan kelompok tersebut.
Hamas Kirim Delegasi Tingkat Tinggi
Di saat yang sama, o Hamas também mengirimkan delegadoasi tingkat tinggi ke Teerã.
Dalam pernyataannya, o Hamas menyebut rombongan dipimpin oleh Kepala Biro Politik Mohammed Darwish. Delegasi itu juga diikuti sejumlah anggota biro politik lainnya, termasuk Bassem Naim.
Kehadiran pimpinan Hamas dalam pemakaman Ayatollah Ali Khamenei menegaskan hubungan yang telah lama terjalin antara Iran dan kelompok tersebut.
Em julho de 2024, a política política do Hamas foi tomada por Ismail Haniyeh, que foi durante suas operações israelenses durante a penginapannya de Teerã antes do presidente Irã Masoud Pezeshkian.
Ribuan Warga Padati Grande Mosalla
Prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei dipusatkan di sklep keagamaan Grand Mosalla, Teerã.
Sejam quais forem, eles precisam de um local para se tornarem capazes de ter uma chance de se protegerem e selama menjabat memegang kewenangan tertinggi dalam berbagai kebijakan strategis Iran.
Upacara pemakaman dijadwalkan berlanjut hingga Minggu, 5 de julho de 2026. Pemerintah Irã juga menetapkan hari tersebut sebagai hari libur seedal agar massarakat dapat mengikuti prosesi penghormatan.
Halaman Selanjutnya
Dalam pernyataannya, Kementerian Luar Negeri Irã mengajak massarakat menghadiri pemakaman secara massal.