Kamis, 2 de julho de 2026 – 08:55 WIB
Jacarta, VIVA – Presidente Amerika Serikat (AS), Donald Trump menuduh China berupaya untuk menguasai Terusan Panama. O trocadilho de Trump menegaskan dirinya akan mencegah hal itu terjadi.
Piala Dunia 2026 Diterjang Cuaca Panas Ekstrem, FIFA Siaga Usai Ancaman Heat Dome Mengganas
“Sekarang, China mencoba untuk mengambil alih Terusan Panama. Kita tidak akan membiarkan itu terjadi, ok?” Kata Trump de Medora, Dakota do Norte, Kamis, 2 de julho de 2026.
No mês de fevereiro, os líderes do Panamá trocaram informações sobre o assunto, mas para sementarem todos os pengelolaan pelabuhan Balboa e Cristobal de terusan tersebut depois de menyatakan contrak dengan Panama Ports Company (PPC), e perusahaan Lokal dari Hutchinson Group yang berbasis di Hong Kong, não sah.
Mahkamah Agung AS Tolak Banding Trump, Wajib Bayar Rp89,5 Miliar de Kasus Pelecehan Sexual E Jean Carroll
Mahkamah Agung Panama memutuskan bahwa undang-undang em 1997 yang menyetujui kesepakatan konsesi dengan PPC para integrar o terminal Balboa di pantai Pasifik e o terminal Cristobal di pantai Atlantik não são constitucionais.
Sementara itu, Kantor Urusan Hong Kong e Macau Dewan Negara China menyebut keputusan pengadilan Panamá itu tidak masuk akal.
AS e Irã Sepakat Hentikan Saling Serang, Pembicaraan Damai Dijadwalkan Kembali Pekan Ini
Mereka menilai itu melanggar hak hukum CK Hutchinson Holdings Ltd, e perusahaan itu sendiri mengajukan gugatan terhadap Panama.
Otoritas China, tanpa menyebut AS secara langsung, menuduh Panama tunduk pada “hegemoni” e menyerah pada “tekanan dan intimidasi” alih-alih membela kemerdekaan seedal, dan memperingatkan kemungkinan konsekuensi politik dan ekonomi. (Formiga)
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Trump Batasi Kewarganegaraan yang Lahir di AS
Trump berpandangan bahwa anak-anak dari pemegang visa sementara e imigrante ilegal tidak seharusnya dilindungi klausul kewarganegaraan berdasarkan Amendemen ke-14.
VIVA.co.id
1º de julho de 2026
