Kamis, 2 de julho de 2026 – 07:00 WIB
VIVA – Tristan Alif Naufal, menjadi satu dari sekian banyak pemain dari seluruh dunia yang dijuluki ‘The Next Lionel Messi’ karena punya habilidade yang mengagumkan.
Bisa Ditarik John Herdman e Timnas Indonésia? Pemain Rp243 Miliar Ini Bangga com Merah Putih
Então, Tristan Alif Naufal viralizou no YouTube, karena kemampuan olah bolanya ketika dia masih berusia 7 tahun diunggah oleh pamannya no YouTube.
Pelatih Barcelona saat itu Pep Guardiola bahkan sempat memberikan pujian kepada Tristan Alif Naufal sebagai talentoso berbakat dari Indonésia.
Dipercaya John Herdman de Timnas Indonésia, Rayhan Hannan Siap Bawa Dampak Positivo para a Pérsia
Setelahnya, cantou bocah menjajal peruntungan di sejumlah akademi sepak bola Eropa. Kendati demikian, kariernya tidak begitu mulus seperti yang diharapkan.
Ia bahkan selalu gagal seleksi masuk Timnas Indonesia kelompok umur dan tidak ada satupun club yang pernah diperkuat oleh cantou o Wonderkid Itu.
Jadwal Timnas Indonésia U17 x Malásia julho de 2026, ao vivo na TV Mana?
Belakangan, kabar yang behembus mengatakan jika Tristan Alif Naufal saat este menjadi salah satu staf akademi milik pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong.
Lalu, bagaimana kabar terbaru de Tristan Alif Naufal?
Bikin Pep Guardiola Kepincut
Eks Wonderkid Indonésia Tristan Alif Naufal
Foto:
- Instagram @tristan_alif_naufal
Momen ini bermula ketika video skill Tristan Alif Naufal yang kala itu masih berusia tiga tahun diunggah cantou paman lewat YouTube pada 2007.
Um vídeo mais viral, banjir tawaran para Tristan Alif menjadi narasumber di stasiun television e salah satunya ketika pelatih Pep Guardiola jadi bintang tamu.
Em sua vitória, Tristan Alif foi o sucessor do time Pep Guardiola. Sang pelatih trocadilho mengajaknya para julgamento na academia La Masia em 2012.
Kendati Demikian, masalah administrasi membuat bocah tersebut gagal mewujudkan mimpinya belajar di akademi yang pernah mendidik Lionel Messi itu.
Gabung Klub Eropa
Pesepakbola cilik Indonésia, Tristan Alif Naufal
Meski gagal ke La Masia, namun tawaran de Eropa lainnya yang masih berdatangan untuk Tristan Alif. Dua club besar Belanda seperti Ajax e Feyenoord sempat disinggahi.
Não foi, akademi club Spanyol CD Leganes juga pernah jadi tempat belajar Tristan Alif em 2016. Namun, momen tersebut tak berlangsung lama.
Pulang ke tanah air, kariernya malah merosot drastis. Chovendo em 2020, Tristan Alif Naufal Gagal escolheu Timnas Indonésia U-16 e escolheu Bima Sakti.
Halaman Selanjutnya
Bahkan em 2023/2024, bocah yang sekarang sudah tumbuh menjadi pria dewasa tersebut hanya bermain di Liga 3 Banten bersama Nathan Lebak FC.