Kamis, 2 de julho de 2026 – 09:21 WIB
VIVA – Timnas Inggris mematahkan kutukan yang telah menghantui mereka selama enam décadae di Piala Dunia. Berkat aksi gemilang Harry Kane, The Three Lions sekses bangkit dari ketertinggalan para vencer a República Democrática do Congo 2-1 em 32 de junho de Piala Dunia 2026.
Retorno Paling Gila di Piala Dunia 2026! Bélgica Hancurkan Mimpi Senegal
A vitória no Stadion Atlanta durou mais de uma semana, com Inglês chegando aos 16 anos. Lebih deri itu, hasil tersebut mengakhiri rekor buruk yang telah bertahan sejak Piala Dunia 1966.
Inglês sempat dibuat terkejut saat Brian Cipenga membawa RD Kongo unggul cepat pada menit ketujuh. Gol tersebut membuat skuad asuhan Thomas Tuchel berada di ambang catatan buruk yang selama ini terus menghantui mereka.
Harry Kane Blak-blakan Usai Selamatkan Inglês
Sejak menjuarai Piala Dunia 1966, Inggris ternyata tidak pernah lagi mampu memenangkan pertandingan fase gugur Piala Dunia ketika lebih dulu kebobolan.
Selama 60 tahun terakhir, setiap kali tertinggal lebih dulu di babak knockout, Inggris selalu gagal bangkit. As estatísticas mencionam apenas hanya mampu meraih lima hasil imbang e menos de 17 anos na última situação.
Gegara Blunder di Piala Dunia, Istri Kiper Coreia Selatan Kim Seung Gyu Dibully Internauta
Nome sejarah akhirnya berubah di Piala Dunia 2026. Harry Kane tampil sebagai penyelamat lewat dua gol yang membalikkan keadaan. O Capitão Inglês foi derrotado por 2 a 1 em sequência com uma penalidade de duas semanas para terminar o jogo.
Ini menjadi baru kali kedua dalam sejarah Inggris mampu memenangi laga fase gugur Piala Dunia setelah lebih dulu tertinggal.
Meski kemenangan itu dianggap bersejarah, Thomas Tuchel memilih para tidak larut dalam narasi masa lalu. Menurut pelatih asal Jerman tersebut, para pemainnya sama sekali tidak terbebani oleh catatan negatif yang telah berlangsung puluhan tahun.
“Sangat mudah bagi sebuah tim untuk menyerah dan menerima anggapan bahwa sejarah akan terulang. Tapi saya tidak melihat hal itu dari para pemain saya, dan itu pertanda yang sangat baik,” ujar Tuchel.
Kini Inggris tinggal selangkah lagi menuju perempat final. Lawan berikutnya sudah menanti, yakni tuan rumah Meksiko, dalam pertandingan yang akan digelar di Stadion Azteca.
Menariknya, laga tersebut dijadwalkan berlangsung pada dini hari waktu Inggris. Tuchel trocadilho memiliki permite que você se sinta seguro para orang tua di negaranya.
Halaman Selanjutnya
Ia berharap anak-anak tetap diberi kesempatan menyaksikan perjuangan Os Três Leões meski harus begadang.