Pelatih Jepang Terpukul usai Samurai Biru Disingkirkan Brasil: Kami Sudah Memberikan Segalanya

Selasa, 30 de junho de 2026 – 22h21 WIB

VIVA – Mimpi Timnas Jepang para melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026 harus berakhir lebih cepat. Samurai Biru perdeu a vitória no final do segundo turno dramático 1-2 do Brasil em 32 anos atrás no Houston Stadium, América Latina, Selasa 30 de junho de 2026 WIB.

img_title

Prediksi Noruega Vs Pantai Gading, Duelo Sengit Perebutan Tiket 16 Besar Piala Dunia 2026

Hasil tersebut terasa menyakitkan bagi japonês. Sempat unggul lebih dulu dan tapil disiplin sepanjang pertandingan, mereka akhirnya harus menyerah setelah Brasil mencetak goal penentu kemenangan pada masa tempo de lesão.

Pelatih Jepang, Hajime Moriyasu, tak mampu menyembunyikan kekecewaannya usai laga. Meski demikian, ia tetap memberikan apresiasi tinggi kepada para pemain yang dinilainya telah berjuang habis-habisan sejak awal turnamen.

img_title

Merasa Dicurangi, Pelatih Jerman Murka: Este escândalo Benar-Benar Besar!

“Saya sangat kecewa karena kami harus meninggalkan turnamen ini pada tahap ini. Namun, para pemain telah memberikan segalanya hari ini, sama seperti yang mereka lakukan sepanjang perjalanan hingga mencapai babak ini,” kata Moriyasu dikutip FIFA.

O japonês sebenarnya berada di jalur yang tepat to menciptakan kejutan. Kaishu Sano fez com que o Samurai Biru fosse um dos mais importantes do mundo depois de tudo. Keunggulan itu sempat membuat Brasil frustrasi karena Jepang tapil sangat rapi dalam bertahan sekaligus berbahaya saat melakukan serangan balik.

img_title

Nasib Hong Myung-bo Makin Tragis! Bukan Cuma Diminta Dipecat, Kini Dilarang Masuk Toko-toko na Coreia Selatan

Skuad Timnas Japonês

Namun pengalaman lima kali juara dunia akhirnya berbicara. Brasil mampu membalikkan keadaan melalui goal Casemiro sebelum Gabriel Martinelli muncul sebagai penentu kemenangan pada menit-menit akhir pertandingan.

Meski kecewa, Moriyasu menegaskan kekalahan ini harus menjadi bekal berharga bagi perkembangan sepak bola Jepang di masa depan.

“Saat ini saya benar-benar terpukul setelah memberikan semua yang kami miliki. Namun, saya ingin menerima hasil ini dan menjadikannya sebagai pelajaran agar kami bisa menjadi tim yang lebih kuat lagi,” ujar pelatih berusia 57 tahun tersebut.

Moriyasu também menyampaikan apresiasi kepada seluruh staf pelatih yang telah bekerja keras sepanjang turnamen untuk mendukung performa para pemain hingga mampu membawa Jepang lolos ke fase gugur.

Kekalahan ini sekaligus mengakhiri perjalanan impresif Jepang di Piala Dunia 2026. Sementara itu, Brasil berhak melaju ke babak 16 besar dan masih menunggu pemenang pertandingan Pantai Gading melawan Norway.

Halaman Selanjutnya

Jalannya Pertandingan

Halaman Selanjutnya

Fuente