Honda Sebut BBM Mahal Tak Bikin Orang Kapok Beli Motor

Minggu, 28 de junho de 2026 – 12h43 WIB

Bekasi, VIVA- Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) kerap dikhawatirkan akan menekan daya beli massarakat, termasuk to pembelian kendaraan bermotor. Namun, kondisi yang terjadi di pasar justru menunjukkan arah berbeda.

img_title

Ada yang Berbeda do Honda BeAT

O PT Astra Honda Motor (AHM) possui um valor significativo para este motor BBM. Bahkan, tren penjualan masih menunjukkan pertumbuhan positif di berbagai segmentmen.

Diretor de Marketing PT Astra Honda Motor (AHM), Octavianus Dwi, mengatakan massarakat masih melihat sepeda motor sebagai moda transportasi yang paling efisien untuk mennjang mobilitas sehari-hari.

img_title

Honda X-ADV Jangan Tenang Dulu, Muncul Skutik Petualang Baru yang Beda dari Biasanya

“Kalau harga BBM naik, sebenarnya belum berdampak. Karena bagi consumer, sepeda motor Honda dikenal irit bahan bakar dan tetap menjadi pilihan terbaik untuk memenuhi kebutuhan mobilitas,” ujarnya belum lama ini

Menurut Octavianus, kondisi tersebut terlihat dari permintaan pasar yang hingga kini masih terus bergerak naik. Bahkan, hampir seluruh lini produto Honda mengalami peningkatan penjualan, mulai dari skutik nível de entrada hingga motor premium.

img_title

Trump protesta contra Harga BBM Masih Tinggi

“Sejauh ini belum terlihat ada peralihan ke motor bebek karena alasan lebih irit. Justru hampir semua segmen naik. Beat naik, PCX naik, termasuk ADV juga naik,” katanya.

Esses fenômenos sekaligus mematahkan anggapan bahwa massarakat hanya akan mencari kendaraan paling murah ketika harga BBM meningkat. Faktanya, consumidor tetap mempertimbangkan kenyamanan, fitur, dan kebutuhan mobilitas saat memilih sepeda motor.

Então, a Honda também pode ser adanya perubahan pola penggunaan kendaraan di kalangan massarakat. Se um carro móvel for escolhido novamente, o consumidor pode precisar de um carro móvel e um motor para usar.

Namun, menurut Octavianus, bukan berarti massarakat menjual mobil mereka untuk beralih sepenuhnya ke sepeda motor.

“Saya tidak berani bilang begitu. Yang lebih tepat, mereka tetap mempertahankan mobila, tetapi untuk mobilitas tertentu muai memakai motor. Jadi mengombinasikan moda transportasi yang dimiliki,” jelasnya.

Ia menilai kondisi tersebut juga bisa dirasakan langsung di jalan raya yang semakin padat oleh kendaraan roda dua, terutama di sejumlah wilayah perkotaan.

Halaman Selanjutnya

“Kalau diperhatikan, motor de tráfego de jalanan memang terasa meningkat di algunsapa daerah. Rasanya itu yang seang terjadi sekarang,” tuturnya.

Halaman Selanjutnya

Fuente