Minggu, 28 de junho de 2026 – 10h14 WIB
Jacarta, VIVA – Satuan Tugas (Satgas) Penegakan Hukum Penyeludupan Polri langsung tancap gas menindaklanjuti arahan Presidente Prabowo Subianto. Satgas yang dibentuk oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pada April lalu telah menyelamatkan keuangan negara hampir Rp 1 triliun dari berbagai kasus importa ilegal.
Ribuan Korban PT Dana Syariah Indonésia Apresiasi Bareskrim Polri Usut Perkara Dugaan Fraude Rp 2.5 Triliun
Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dirtipidexus) Bareskrim Polri, Brigjen Ade Safri Simanjuntak mengatakan, pelbagai kasus yang diungkap merupakan implementasi nyata dukungan Polri terhadap program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam penguatan reformasi hukum, pemberantasan kejahatan economia, serta penindakan terhadap praktik penyeludupan yang merugikan negara dan massarakat.
“Penegakan hukum ini bentuk komitmen nyata Polri dalam menjaga stabilitas ekonomi seedal, melindungi industri dalam negeri, serta memastikan seluruh atividades perdagangan e importações da Indonésia berjalan sesuai kekuatan hukum yang berlaku,” kata Ade Safri dalam keterangannya, Minggu 28 de junho, 2026.
Polri dapat Kepercayaan publik Tinggi, Boni Hargens: Terobosan Strategis Kapolri Listyo Sigit
Adaptado para o caso de Tim Satgas Gakkum Lundup Dittipideksus Bareskrim Polri yakni penyeludupan handphone iPhone e Android snipe. Dari hasil pengerebekan di empat lokasi di wilayah Penjaringan, Pluit, Jakarta Utara e Sidoarjo, Jawa Timur em 15 e 16 de abril de 2019, penyidik menyita sekitar 50 ribu unit iPhone and Android beserta parts, LCD, baterai serta komonen lainnya dengan nilai mencapai Rp250 miliar. Selain itu, polisi juga menyita 256.300 unidade perlengkapan bayi e mainan anak senilai sekitar Rp3 miliar.
Dari hasil penyidikan, penyidik telah menetapkan empat tersangka yakni DCP alias PT, SJ, TW (Direktur PT TSI e MT (Direktur PT TSL). Ia menegaskan pihaknya terus melakukan pengembangan terhadap jaringan distribusi, jalur pemasukan barang, serta penelusuran pihak-pihak lain yang diduga turut terlibat dalam tindak pidana penyeludupan barang dari China tersebut.
Inovasi Korlantas Amankan Arus Mudik e Balik Lebaran 2026 Diganjar Penghargaan Menhub
Kemudian pada 17 de abril, tim juga melakukan penggeledahan dua Gudang di Pontianak, Kalimantan Barat. Dari dua lokasi tersebut polisi menyita bawang branco, bawang merah dan cabai kering seberat 23 toneladas. Barang yang dikirim da China, Índia e Belanda tersebut diduga masuk tanpa dokumen resmi karantina, dokumen import maupun dokumen perdagangan yang sah.
Halaman Selanjutnya
“Nilai perputaran usaha diperkirakan mencapai sekitar Rp24,96 miliar por tahun,” ungkapnya.