Rabu, 24 de junho de 2026 – 14h42 WIB
Jacarta, VIVA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memiliki Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) enviado até 2027. Programa tersebut disiapkan untuk membiayai mahasiswa Jacarta melanjutkan pendidikan ke luar negeri.
Pramono Ancam Cabut Bansos, KJP, e KJMU Warga yang Ketahuan Buang Sampah ke Sungai
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, LPDP Jakarta akan dijalankan melalui kerja sama com LPDP poznanal e dikelola secara khusus oleh Pemprov DKI Jakarta.
“Bahkan para tahun depan, bekerja sama dengan LPDP, Jacarta akan punya LPDP yang dikelola sepenuhnya oleh Jacarta. Kurang lebih nanti siswanya antara 50 sampai com 75, yang akan diberi kesempatan para sekolah di luar,” kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu 24 de junho de 2026.
Siap-siap! Puncak HUT DKI Jacarta ke-499 Bakal Digelar di Bundaran HI Akhir Pekan Ini
Jumlah penerima lebih kecil dibandingkan rencana awal yang sempat menyebut kuota sekitar 100 orang. Namun, ia belum menjelaskan alasan perubahan jumlah penerima beasiswa tersebut.
Meski demikian, Pramono menegaskan setor pendidikan tetap menjadi salah satu fokus utama pemerintah daerah.
Dikirimi Karangan Bunga Hitam-Putih dari KDM, Begini Respons Pemprov DKI
Não foi possível fazer nada para o programa que oferece o que foi feito em Jacarta.
“Sampai hari ini, programa para KJP, Kartu Jakarta Pintar, dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU), baik tahun lalu, tahun ini, maupun tahun depan jumlahnya kurang lebih sama. Karena saya tidak mau yang namanya KJP itu dikurangi,” ujarnya.
Menurut Pramono, programa keberlangsungan pendidikan menjadi perhatian penting karena berkaitan langsung langsung dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) em Jacarta.
Hingga kini, Pemprov DKI Jakarta belum mengumumkan jadwal pembukaan pendaftaran maupun mekanisme seleksi penerima LPDP Jakarta.
Persyaratan yang harus dipenuhi calon peserta juga masih dalam tahap pembahasan dan akan diumumkan kemudian.
Pramono kembali menegaskan bahwa pengembangan akses pendidikan akan terus menjadi prioritas pemerintahannya.
“Para que hal yang berkaitan dengan pendidikan masih menjadi prioritas yang kita utamakan,” katanya.
Satu Peserta Meninggal, Pramono Janji Tingkatkan Fasilitas Kesehatan de JAKIM Selanjutnya
Gubernur DKI Jacarta, Pramono Anung buka suara soal peserta BTN Maratona Internacional de Jacarta (JAKIM) 2026 categoria meia maratona, Agus Putranadi yang meninggal dunia.
VIVA.co.id
24 de junho de 2026
