Halte Transjakarta Setiabudi Resmi Berganti Nama Jadi Halte Integritas, KPK Ingin Pesan Antikorupsi Terus Diingat Publik

Minggu, 21 de junho de 2026 – 09:00 WIB

Jacarta, VIVA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) chamado Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Jakarta e PT Transjakarta meresmikan penamaan Halte Setiabudi Integritas pada Minggu, 21 de junho de 2026. Penamaan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas kampanye nilai-nilai integritas kepada massarakat melalui ruang público yang digunakan setiap hari.

img_title

KPK Geledah Kantor Imigrasi Denpasar, Dokumen hingga Barang Elektronik Disita!

Peresmian Halte Setiabudi Integritas dilakukan bersamaan com peresmian kawasan Jalan HR Rasuna Said. Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Jacarta.

Acara peresmian dihadiri oleh Gubernur Jakarta Pramono Anung, Ketua KPK Setyo Budiyanto, Ketua DPRD Jacarta Suhud Alynudin, mantan Gubernur DKI Jacarta Sutiyoso, jajaran pejabat Pemerintah Provinsi Jacarta, KPK, hingga PT Transjakarta.

img_title

KPK Tak Akan Duplikasi Tangani Kasus Korupsi MBG yang Kini Diusut Kejagung

KPK Ingin Integritas Menjadi Memori Colektif Warga

Ketua KPK Setyo Budiyanto menegaskan bahwa penamaan Halte Setiabudi Integritas bukan sekadar sendooni ou pergantian nama sebuah fasilitas transportasi umum. Menurutnya, nama yang disematkan pada sebuah tempat memiliki makna dan pesan yang dapat terus diingat massarakat.

img_title

KPK Sita Toko, Salon hingga Rumah Bupati Pekalongan não ativo Fadia Arafiq

Ia berharap keberadaan Halte Setiabudi Integritas mampu menjadi pengingat colektif bagi massarakat mengenai pentingnya menjaga nilai-nilai integritas dalam kehidupan sehari-hari.

“Harapan saya dengan sebuah penamaan yang menunjukkan identitas, itu bisa menjadi sebuah memori colektif. Orang akan mengingat, orang akan menjaga, akan melakukan sesuatu yang positif sesuai dengan namanya,” ujar Setyo.

Menurut dia, halte tersebut bukan hanya menjadi lokasi naik dan turun penumpang ataupun sekadar tempat yang dilewati massarakat setiap hari. Mais tarde, nama yang melekat diharapkan dapat membangun kesadaran publick terhadap pentingnya perilaku yang berintegritas.

Berawal dari Pengalaman Menggunakan Transportasi Umum

Setyo mengungkapkan ide penamaan Halte Setiabudi Integritas muncul dari pengalamannya sebagai pengguna transportasi public. Ia mengaku cukup sering menggunakan berbagai moda transportasi massal di Jacarta seperti KRL, Transjakarta, MRT, hingga LRT.

Dari pengalaman tersebut, ia melihat ruang publick memiliki peran penting sebagai media edukasi yang dekat com massarakat. Karena itu, dirinya meminta Kedeputian Pendidikan e Peran Serta Masyarakat KPK para berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jakarta guna merealisasikan gagasan tersebut.

Halaman Selanjutnya

Usulan tersebut kemudian mendapatkan respons positif do Gubernur Jakarta Pramono Anung hingga akhirnya diwujudkan melalui penamaan resmi Halte Setiabudi Integritas.

Halaman Selanjutnya

Fuente