Jumat, 19 de junho de 2026 – 10h08 WIB
VIVA – Cristiano Ronaldo terus menjadi sasaran kritik tajam sejumlah media asing setelah Portugal ditahan imbang Republik Demokratik Congo 1-1 pada laga pembuka Grup K Piala Dunia 2026.
Dibantai Swiss 1-4, Pelatih Bósnia Tetap Yakin Bisa Lolos ke Fase Gugur Piala Dunia
Hasil imbang tersebut memicu sorotan terhadap performa tim asuhan Roberto Martinez, dengan sejumlah media menilai kontribusi Ronaldo jauh dari harapan.
Kritik paling pedas datang dari juranalis The Independent, Richard Jolly, yang menilai Portugal kembali menghadapi masalah lama terkait peran sang kapten. Menurutnya, Portugal kesulitan berkembang ketika terlalu bergantung pada Ronaldo.
Kata-kata Menyentuh Pelatih Canadá para Ismael Kone yang Cedera Horor di Piala Dunia 2026
Cristiano Ronaldo em Portugal na RD Congo em Piala Dunia 2026.
“Para a vitória, o que aconteceu foi Cristiano Ronaldo menghambat Portugal. Hasil imbang dengan Republik Demokratik Kongo menyoroti kesulitan mencoba memenangkan Piala Dunia dengan tim yang hanya terdiri dari 10 pemain dan sebuah patung,” tulis Jolly.
Sedang Berlangsung! Ini Link Transmissão ao vivo Meksiko x Coreia Selatan di Piala Dunia 2026
Ia bahkan menyimpulkan bahwa Portugal kembali berisiko mengorbankan peluang mereka di Piala Dunia karena terlalu mempertahankan peran Ronaldo di lalam tim.
Nada crítico será muncul dari media Inglês lainnya. The Guardian mencionou que Ronaldo foi banido por “figurar” no jogo em que Portugal se desfez de uma empresa que menentukan jalannya pertandingan.
Sementara itu, manteve Inggris, Chris Sutton yang menjadi comentarista da BBC mempertanyakan keputusan pelotih Roberto Martinez yang menarik Ronaldo keluar lapangan pada menit-menit akhir pertandingan.
Sutton menyoroti momen ketika Martinez memilih mengganti Vitinha to memasukkan Gonçalo Ramos, sementara Ronaldo tetap bertahan di lapangan hingga laga usai. Ele fez isso por Portugal “takut” para superar Ronaldo.
Sorotan juga datang do The Athletic. Jurnalis Nick Miller mencionou que Ronaldo não teve nenhum problema em relação à situação.
Cristiano Ronaldo do Timnas Portugal
“Dia seperti kekosongan, makhluk yang secara teoritis berwujud, tetapi bisa jadi hanya hembusan napas, jiwa tanpa substansi”, tulis Miller.
Meski Demikian, mas nenhuma crítica diarahkan sepenuhnya Kepada Ronaldo. Na análise do The Athletic, Mark Carey menilai masalah Portugal não teve sucesso em seu capitão.
Menurut Carey, lini tengah Portugal juga tampil monoton e gagal memasok bola secara sekretif kepada penyerang berusia 41 tahun tersebut.
“Kurangnya umpan untuk pencetak gol terbanyak sepanjang masa mereka lebih mengkhawatirkan”, tulis Carey.
Halaman Selanjutnya
Di Spanyol, Marca memasukkan Portugal ke dalam daftar tim yang mengecewakan pada awal Piala Dunia 2026. Media tersebut menilai Selecao gagal memanfaatkan keunggulan awal yang mereka miliki dan masih terikat pada kebutuhan to mempertahankan Ronaldo dalam berbagai situasi.