MSCI Pertahankan Peringkat Bursa RI do Level Emerging Market, Ada Tapinya…

Jumat, 19 de junho de 2026 – 11h21 WIB

Jacarta, VIVA – Morgan Stanley Capital International (MSCI) se comprometeu a obter uma posição positiva na Indonésia no nível negara berkembang ou em mercados emergentes. Pengumuman terkait hal itu unampaikan lembaga penyedia índice global, no relatório Global Market Accessibility Review 2026 yang dirilis Kamis Malam.

img_title

Rupia Melemah ke Rp 17.845 Usai BI Naikkan BI Rate e Pasar Menanti Keputusan MSCI

Dilansir dari dokumen laporan tersebut, Jumat, 19 Juni 2026, meski tidak menurunkan peringkat pasar modal RI ada sederet catatan yang disampaikan oleh MSCI terkait perbaikan ke depannya. Yang utama adalah kesetaraan hak bagi investidor asing terkait ketersediaan informasi perusahaan yang menjadi emiten.

“Kesetaraan hak bagi investidor asing, Informasi terkait perusahaan tidak selalu tersedia dalam bahasa Inggris,” tulis MSCI dalam laporannya.

img_title

Dasco Bertemu Bos OJK-BEI, Bahas Pembenahan Tata Kelola Bursa

Ada pula terkait tingkat liberalisasi pasar valuta asing, misalnya, transaksi valuta asing harus dikaitkan com transaksi sekuritas. Kemudian terkait peminjaman saham yang diperbolehkan tetapi dibatasi pada sekuritas tertentu dan contrak pinjaman 90 hari.

Terkait com arus informasi tersebut MSCI trocadilho memutuskan para memangkas peringkat RI.

img_title

Kebangkitan Pasar Modal Hadapi Siklus ke-8 Sejak Era 2000-an, Simak Polanya

“Arus Informasi: “+” menjadi “-”. Kekhawatiran tentang kemampuan investasi tetap ada karena terbatasnya transparansi dalamstruktur kpemilikan saham e dan perigo de perdagangan terkoordinasi yang merusak pembentukan harga yang tepat. Informasi pasar saham yang terperinci tidak selalu diungkapkan dalam bahasa Inggris,” jelasnya.

IHSG

IHSG Dibayangi Sentimen MSCI hingga Suku Bunga BI, Investidor Diminta Waspadai Volatilitas Pasar

IHSG em julho de 19 de junho de 2026 foi potencialmente volátil em termos de volatilidade do MSCI, o que significa que o BI está prestes a ser negociado, o que significa que o dinheiro global será perdido.

img_title

VIVA.co.id

19 de junho de 2026

Fuente