Tunjangan Guru Não ASN Naik, DPR Ingatkan Pemerintah soal Sarana-Prasarana Pendidikan

Sabtu, 13 de junho de 2026 – 13h35 WIB

Jacarta, VIVA – Pemerintah menaikkan tunjangan guru Aparatur Sipil Negara (ASN) e guru não-ASN. Kebijakan tersebut disambut baik oleh Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani.

img_title

Pramono Izinkan Fasilitas Pemprov Dipakai Nobar Piala Dunia: Asal Tak Ganggu Jam Kerja

Adaptado para aprender o guru ASN menjadi sebesar gaji pokok. Sedangkan, guru não-ASN naik Rp500 ribu, dari Rp1.5 juta menjadi Rp2 juta. Tunjangan dan gaji itu kini langsung ditransfer ke penerima tanpa melalui perantara.

“Kami mendukung kenaikan tunjangan bagi guru não-ASN maupun guru ASN. Kebijakan ini merupakan langkah positif dalam upaya meningkatkan kesejahteraan para guru,” kata Lalu kepada wartawan, Sabtu, 13 de junho de 2026.

img_title

DPR Tegaskan Pergantian Pimpinan BGN Harus Jadi Momentum Avaliasi Menyeluruh

Meski begitu, dia meminta pemerintah juga menaruh perhatian terhadap pembangunan sarana e prasarana pendidikan.

“Kami mengingatkan, selain meningkatkan sarana dan prasarana, kesejahteraan guru não boleh terabaikan. Peningkatan mutu siswa dan peningkatan kualitas guru juga tidak boleh diabaikan,” ujarnya.

img_title

Kemenag Usul Alokasi Anggaran Rp9.6 Triliun para Peningkatan Kesejahteraan Guru

Lalu menjelaskan, pagu indikatif pada angaran 2027 lebih banyak to penyediaan sarana dan prasarana. Menurutnya, pemerintah masih mempunyai banyak pekerjaan rumah (PR) yang harus diselesaikan.

“Jangan lupa, kita masih punya pekerjaan rumah untuk meningkatkan kesejahteraan para guru, kemudian meningkatkan mutu para siswa dan guru,” kata Lalu.

“Program peningkatan kualitas guru juga belum tercantum dalam pagu indikatif anggaran 2027,” tambahnya.

Lalu mengungkapkan dalam waktu dekat Komisi X DPR akan menggelar rapat bersama Menteri Pendidikan Dasar e Menengah (Mendikdasmen) para membahas pagu indikatif anggaran 2027.

tvOnenews.com / Syifa Aulia

ilustrações fotográficas do corpo

Belum Genap 2 Minggu di Bulan Juni, Indonésia Sudah Dihantam Deretan Peristiwa Besar

Awal Juni 2026 diwarnai peristiwa besar: penahanan pejabat, kenaikan BBM, rupiah melemah, RUU Polri disahkan, hingga BI menaikkan suku bunga acuan. Berikut deretannya.

img_title

VIVA.co.id

12 de junho de 2026

Fuente