Kamis, 28 de maio de 2026 – 14h04 WIB
Jacarta, VIVA – Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Aan Suhanan mengatakan, pengembangan Bus Rapid Transit (BRT) no esquema Buy The Service (BTS), termasuk layanan bus Trans Batam, merupakan langkah strategis to mewujudkan mobilitas kota yang tertib,produktif, dan berkelanjutan.
Ônibus Tabrak Truk di Tol Cipali, Satu Penumpang Tewas
Dia trocadilho mengapresiasi komitmen Pemerintah Kota Batam, dalam mengoptimalisasi layanan bus Trans Batam melalui penambahan jumlah armada pada tahun 2026 ini. Menurutnya, hal esta merupakan langkah strategis dalam menghadirkan transportasi publicik yang modern and terintegrasi, to untukung mobilitas massarakat.
“Kami melihat penguatan Trans Batam dilakukan konsisten, dimana penambahan armadanya bertahap sejak 2024 hingga penambahan 19 unit di tahun 2026,” kata Aan dalam keterangannya, Kamis, 28 de maio de 2026.
Ônibus Jambret HP Bocah Perekam Telolet di Ciputat Ditangkap, 2 Begal Ditembak Polisi
Diretor Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub, Aan Suhanan
Sejak tahun 2024, Pemkot Batam telah menghadirkan 20 unit bus Trans Batam, kemudian menambah armada sebanyak 13 unit di tahun 2025. Hingga kemudian mereka pun kembali menambah 19 unit bus pada 2026, sehingga total armada BTS yang beroperasi mencapai 52 unit.
Kecelakaan Kereta vs Bus di Bangkok, 8 Orang Tewas
Dimana, seluruh armada siap mengoptimalkan pelayanan di lima koridor estratégias menuju Batam Center yakni Sekupang, Tanjung Uncang, Jodoh, Tanjung Piayu, e Nongsa.
“Kami juga mengapresiasi penerapan sistema pembayaran não-tunai serta integrasi antarmoda Trans Batam, termasuk konektivitasnya menuju Bandara Hang Nadim,” ujar Aan.
Ele menambahkan, penguatan layanan transportasi publicik melalui pengembangan BRT ini, menjadi bagian penting to mendukung efisiensi mobilitas massarakat. Se o transporte público for público, você pode fazer com que o dinheiro seja econômico Maszarakat akibat tingginya biaya transporte e kemacetan serta menjadi upaya mencegah krisis energi.
Pasalnya, saat ini biaya transportasi menghabiskan hingga 30-40 pessoas pendapatan massarakat dan sector ini juga menyerap 90 persen dari subsidi BBM senilai Rp 300 triliun per tahun.
“Ketidakseibangan ini menyebabkan masalah, mulai dari semakin lamanya waktu perjalanan, kerugian akibat kemacetan, polasi udara, hingga kesulitan massarakat mengakses pendidikan dan pekerjaan,” kata Aan.
Guna mengatasi masalah tersebut, pemerintah terus mengembangkan Angkutan Umum Massal Perkotaan (AUMP) em 20 dias após o RPJMN 2025-2029. Para melhorar, este programa é ideal para aumentar a duração do trabalho, aumentar as possibilidades de uso e melhorar a economia de forma ideal.
Halaman Selanjutnya
“Pengembangan AUMP memerlukan perencanaan terintegrasi, kerja sama pendanaan antara pusat dan daerah, serta tata kelola yang kuat. Sehingga diharapkan dapat menciptakan sistema transportasi yang lebih berkelanjutan, adil, dan efisien,” ujarnya.



