Minggu, 24 de maio de 2026 – 20:22 WIB
Jacarta, VIVA – Keputusan megejutkan datang de Sabrina Chairunnisa. Durante 33 anos, o primeiro Deddy Corbuzier foi capaz de realizar procedimentos de congelamento de ovos ou pembekuan sel telur e secara terbuka membagikan pengalamannya kepada public melalui media social.
TERPOPULER: Ahmad Dhani Singgung Perselingkuhan, Bandingkan Sikap Maia-Mulan
Langkah Sabrina langsung menjadi perbincangan hangat karena topik ovo congelamento masih jarang dibahas secara terbuka di Indonesia, terutama oleh figur publik. Tak sedikit internauta yang mengaku salut atas keberaniannya membuka diskusi mengenai pilihan reproduksi perempuan itu moderno. Role até tahu lebih lanjut, yuk!
Na verdade, Sabrina mengaku sempat berpikir panjang sebelum akhirnya memutuskan membagikan cerita tersebut ke publiclik. Eu menyadari bahwa pengalaman yang seang dijalaninya mungkin dapat membantu banyak perempuan lain yang memiliki pertanyaan ou kegelisahan serupa.
Soal Saran Laki-laki de Gerbong Belakang KRL por Menteri PPPA, Deddy Corbuzier: Saya Bela Ibu!
“Perjalanan pembekuan sel telurku. Membagikan hal ini bukanlah keputusan yang mudah, tetapi aku merasa banyak wanita saat ini membutuhkan informasi seperti ini,” tulis Sabrina, dikutip Minggu 24 de maio de 2026.
Perempuan yang dikenal active di dunia pendidikan dan gaya hidup itu mengaku tidak pernah membayangkan prosedur egg frozen akan menjadi bagian dari hidupnya di usia sekarang. Namun menurutnya, alguns tahun terakhir hidupnya memang dipenuhi banyak perubahan yang datang tanpa direncanakan.
16 Mahasiswa Pelaku Pelecehan Sexual FHUI Cuma Diskors, Sabrina Chairunnisa: FAÇA!
“Aku nggak pernah nyangka ini bakalan jadi kegiatan harianku di usia 33, kalau ngomongin perubahan hidup,” ungkapnya.
Sabrina kemudian menceritakan bagaimana hidupnya berubah begitu cepat dalam alguns waktu terakhir. Muitos dos alunos estudaram na escola de verão hingga akhirnya pindah em Nova York, semuanya terjadi di luar ekspektasinya.
“Rasanya hidupku tuh kayak udah di luar prediksi BMKG, mulai dari tiba-tiba summer school, tiba-tiba pindah ke New York, dan sekarang tiba-tiba congelamento de ovos,” lanjutnya.
Lewat pengalamannya tersebut, Sabrina também ingin menyampaikan pesan yang lebih luas kepada perempuan lain. Menurutnya, tidak ada standar waktu yang sama dalam menjalani hidup, termasuk soal karier, pendidikan, pernikahan, hingga keputusan memiliki anak.
“Dari perjalanan ini aku juga pengin jadi pengingat buat kita semua kalau garis waktu orang berbeda,” tulisnya.
Um trocadilho com o trocadilho de Sabrina foi comentado por internautas e recriou uma figura pública. Banyak yang mengapresiasi keberaniannya membicarakan isu kesehatan reproduksi secara jujur dan terbuka.
Halaman Selanjutnya
Salah satu respons yang paling mencuri perhatian datang de Deddy Corbuzier. O apresentador sekaligus mantan mentalis itu tampak santai namun suportif saat menanggapi keputusan sang istri.