Rabu, 20 de maio de 2026 – 09:18 WIB
Lombok Barat, VIVA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) possui penghargaan sekaligus insentif fiskal kepada pemerintah daerah (Pemda) prestações regionais de Maluku e Nusa Tenggara (Nusra). Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat dalam memperkuat kinerja daerah.
Mendagri Bersama Menteri PKP Luncurkan Bedah Rumah BSPS da província de Wilayah Maluku-Bali-Nusra
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengatakan, pemberian penghargaan tersebut merupakan bagian dari upaya Kemendagri dalam pembinaan dan pengawasan Pemda.
“Di tahun ini, kita alokasikan anggaran sebanyak satu triliun rupiah untuk insentif fiskal daerah. Pertimbangannya karena tugas dari Kemendagri berdasarkan Undang-Undang Pemerintahan Daerah (adalah) pembina dan pengawas pemerintahan daerah,” katanya pada Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Nusa Tenggara e Maluku no Ballroom Merumatta Senggigi, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (19/5/2026).
KSAD Maruli Bantah Perintah Pembaran Nobar Filme Pesta Babi: Itu Pemda!
Mendagri mengibaratkan pemberian penghargaan tersebut sebagai penerapan konsep “cenoura” e “pau” dentro tata kelola pemerintahan. Karena pemerintah não fez nenhuma avaliação e avaliação, mas também foi considerada uma pessoa importante para a vida.
“Kalau itu udah biasa, yang trofi sama sertifikat. Jadi (hadiahnya) dalam bentuk insentif fiskal, dan kemudian kita tentu berpikir, selama ini diberikannya di tingkat seedal. Kalau seedal, nanti pertandingannya enggak fair,” tuturnya.
Mendagri Minta Pemda Perkuat Forkopimda, FKUB, e Tim TPKS Jaga Stabilitas Politik e Keamanan Daerah
Alasannya, jelas Mendagri, a competição tingkat seedal cenderung dimenangkan daerah com kapasitas fiskal besar. Sementara daerah com a ajuda de terceiros pode ser prejudicada.
“Inovasi mereka lebih banyak, karena uangnya ada. Demikian juga (tingkat) kota, kalau dipertandingkan antar-kota, Kota Surabaya misalnya, kota-kota yang besar, Medan, mereka bahkan akan merajai,” tambahnya.
Karena itu, lanjut Mendagri, penghargaan regional diharapkan dapat memberikan kesempatan yang lebih adil bagi daerah to memperoleh apresiasi sekaligus tambahan insentif fiskal yang dapat dimanfaatkan dalam Anggaran Pendapatan e Belanja Daerah (APBD).
“Não para a categoria, memang kita ambil yang ringan, yang datanya sudah pasti ada. Itu misalnya data pengangguran, itu BPS sumbernya,” ungkapnya.
Adaptado Pemda yang mendapatkan penghargaan pada Kategori Penanggulangan Kemiskinan e Penurunan Stunting tingkat kabupaten diraih oleh Kabupaten Pulau Morotai sebagai Terbaik I, Kabupaten Halmahera Utara sebagai Terbaik II, e Kabupaten Halmahera Tengah sebagai Terbaik III. Para tingkat kota diraih Kota Ternate, sedangkan tingkat provinsi diraih Provinsi Maluku Utara. Penghargaan diserahkan secara simbolis oleh Menteri Perumahan e Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait.
Halaman Selanjutnya
Na categoria Financiamento Criativo, Kabupaten Lombok Barat Meraih Terbaik I tingkat kabupaten, diikuti Kabupaten Lombok Timur e Kabupaten Halmahera Selatan. Para tingkat kota diraih Kota Mataram, sedangkan tingkat provinsi diraih Provinsi NTB. Penghargaan diserahkan secara simbolis oleh Ketua Komisi II DPR RI Muhammad Rifqinizamy Karsayuda.