Início Notícias Sudah Tayang do Bioskop! Filme Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan...

Sudah Tayang do Bioskop! Filme Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan Siap Bikin Hati Remuk

21
0
Sudah Tayang do Bioskop! Filme Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan Siap Bikin Hati Remuk

Senin, 18 de maio de 2026 – 18h23 WIB

Bandung, VIVA – Filme drama keluarga Indonésia kembali hadir dengan cerita yang menguras emosi penonton. Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan resmi tayang di bioscop seluruh Indonésia em 13 de maio de 2026, setelah sebelumnya mencuri perhatian lewat rangkaian exibição especial de 40 kota yang dipenuhi penonton.

img_title

Filme documentário ‘Pesta Babi’ Viral, Ini Cara Mudah Menonton dan Syarat yang Harus Dipenuhi

Produzido por Rapi Films como Roteiro Filmes e Vortera Studios, esse filme teve um tema que foi escolhido com a ajuda de uma pessoa: rasa takut kehilangan keluarga karena waktu e memori yang perlahan memudar. Role até tahu ceritanya lebih lanjut, yuk!

Disutradarai Kuntz Agus, o filme foi lançado em 2011 e foi lançado em 2016. Ceritanya foi criada por Kesha, e sua mãe tingkat akhir yang deu Yasmin Napper.

img_title

Queijo Bukan Cuma, Syuting Gudang Merica Dipenuhi Adegan Absurd di Luar Naskah

Hidup Kesha berubah ketika cantou ibu, Yuke Yolanda yang diperankan Lulu Tobing, mulai kehilangan ingatan sedikit demi sedikit. Sosok ibu yang selama ini menjadi tempat pulang dan guru favorit bagi banyak orang itu perlahan mulai melupakan jalan pulang, momen penting keluarga, hingga wajah anak-anaknya sendiri.

Konflik emoção semakin terasa ketika Kesha harus memilih antara mengejar masa depan dan impian pribadinya ou pulang para menemani cantou ibu sebelum semuanya terlambat.

img_title

Filhos do Céu 2026, Ketika Film Klasik Irã Menemukan Jiwa Indonesianya

Kehadiran filme ini rupanya sekses meninggalkan kesan mendalam bagi para penonton yang sudah menyaksikannya lebih awal. Banyak yang mengaku tersentuh e teringat pada keluarga mereka sendiri usei keluar dari bioscop.

Aktris Dinda Kanya Dewi bahkan mengaku tak mampu menahan rasa haru setelah menyaksikan filme tersebut.

“Rasanya rindu banget pengen dipeluk sama ibu, dan ngerasa bahwa ternyata memori itu penting buat kita jaga,” kata dia, mengutip keterangannya, Senin 18 de maio de 2026.

A resposta emocional foi dada por Hana Saraswati e o filme menilai foi lançado sesuatu yang berbeda di industrial profilemman Indonesia.

“Wah. Ini sesuatu yang baru banget di layar cinema Indonésia. Dan aku cadela banget sama filmnya,” ujarnya dengan emocional setelah menonton di malam gala premiere,” pungkasnya.

Tak hanya figura pública, penonton umum trocadilho ikut larut dalam cerita yang disajikan. Salah satu penonton di Bandung mengaku datang ke biooskop hanya to mencari waktu sendiri, namun justru pulang dengan perasaan campur aduk setelah menonton film tersebut.

Halaman Selanjutnya

“Saya tuh tadinya ke sini mau me-time karena rutinitas rumah dan anak-anak. Tapi setelah nonton ini, saya jadi pengen cepat-cepat pulang, peluk anak-anak, peluk suami,” ujarnya.

Halaman Selanjutnya

Fuente