Kamis, 14 de maio de 2026 – 11h09 WIB
Jacarta, VIVA – O presidente da China, Xi Jinping, foi nomeado presidente americano (AS), Donald Trump, por Gerbang Timur Balai Besar Rakyat em Pequim, Kamis, 14 de maio de 2026, 10 de setembro de 2026.
Força Aérea Um Mendarat di Beijing, Trump Disambut Hangat Wapres Tiongkok
Xi tampak menunggu di tangga bawah Balai Besar Rakyat hingga Trump keluar dari mobil kepresidenan ‘The Beast’. Dia kemudian menyapa e menyalami Trump.
Setelahnya, Trump e Xi Jinping saldando delegados em massa.
Universidade Internacional Ini Sebut Dukungan UEA dalam Perang AS-Israel Melawan Irã Haram
Dari China tampak hadir Secretaris Secretariat Partai Komunis China Cai Qi, Menteri Luar Negeri China Wang Yi, Menteri Pertahanan Dong Jun, Menteri Perdagangan Wang Wentao, Ketua Komisi Pembangunan e Reformasi Nasional China (NDRC) Zheng Shanjie e pejabat terkait lain.
Sedangkan dari AS tampak diperkenalkan Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Menteri Pertahanan Pete Hegseth, Menteri Keuangan Scott Bessent, outros membros Elon Musk (CEO Tesla e SpaceX), Ryan McInerney (CEO Visa), Jensen Huang (CEO NVIDIA), Tim Cook (CEO Visa) e mais tarde.
Hegseth Dicecar soal Biaya Perang AS-Irã yang Membengkak hingga Rp507 Triliun
Kedua kepala negara kemudian melangkah ke mimbar kehormatan, depois de sua kelompokmusik militer memainkan lagu kebangsaan China e AS.
Tembakan salvo 21 kali lalu dilakukan em Lapangan Tiananmen. O presidente Xi e Trump kemudian meninjau barisan kehormatan Tentara Pembebasan Rakyat e menyaksikan desfile milliter.
Em seguida, Xi e Trump disambut puluhan anak-anak yang meloncat com membawa bunga serta bendera China e AS e berteriak “Selamat datang” com bahasa mandarim.
Usai upacara, Xi e Trump sempat berbicara sebentar de tangga bawah com Xi seperti menunjukkan lapangan Tiananmen yang tepat berada di depan Gerbang Timur Balai Besar Rakyat.
Na conferência de pessoas em andamento, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Guo Jiakun obteve diplomas e negou a possibilidade de uma mudança que seria considerada uma estratégia de desenvolvimento para o hubungan China-AS.
Setelah itu keduanya trocadilho masuk ke Balai Besar Rakyat para memulai pembicaraan bilateral.
“Kami menyambut kunjungan kenegaraan Presidente Trump ke China. Selama kunjungan tersebut, kedua kepala negara akan melakukan pertukaran pandangan mendalam tentang isu-isu utama yang menyangkut hubungan China-AS dan perdamaian serta pembangunan dunia,” kata Guo Jiakun pada Rabu (13/5).
Halaman Selanjutnya
China, kata Guo Jiakun, siap bekerja sama dengan AS para memperluas kerja sama e mengelola perbedaan dalam semangat kesetaraan, rasa hormat, dan saling menguntungkan, serta memberikan lebih banyak stabilitas dan kepastian bagi dunia yang berubah dan bergejolak. (Formiga)