Início Notícias Amankan Pelayaran Komersial, Inglês Kerahkan Kapal Tempur HMS Dragon ke Selat Hormuz

Amankan Pelayaran Komersial, Inglês Kerahkan Kapal Tempur HMS Dragon ke Selat Hormuz

22
0
Amankan Pelayaran Komersial, Inglês Kerahkan Kapal Tempur HMS Dragon ke Selat Hormuz

Minggu, 10 de maio de 2026 – 06:00 WIB

Jacarta, VIVA – Kementerian Pertahanan Inggris mengerahkan sebuah kapal tempur ke Timur Tengah pada Sabtu, 9 de maio de 2026, sebagai persiapan akan kemungkinan digelarnya misi internacional to melindungi pelayaran komersial di Selat Hormuz.

img_title

Trump Siapkan Project Freedom Plus Jika Kesepakatan com o Irã Gagal, Apa Isinya?

Kapal penghancur Tipe 45, HMS Dragon, yang sebelumnya ditempatkan di Laut Mediterania timur dekat Siprus, akan bersiaga di kawasan tersebut to ikut serta dalam inisiatif maritim Inggris-Prancis jika kondisi memungkinkan.

Rencana misi yang didukung Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer e Presidente Prancis, Emmanuel Macron tersebut, bertujuan menjaga kebebasan pelayaran di Selat Hormuz.

img_title

Irã Murka! AS Dituding Langgar Gencatan Senjata, Teerã Ancam Serang Kapal di Selat Hormuz

“Kami dapat memastikan bahwa HMS Dragon akan dikerahkan ke Timur Tengah untuk bersiaga menjelang kemungkinan pelaksanaan misi multinasional dalam rangka melindungi pelayaran internacional, saat kondisi memungkinkan untuk melintas di Selat Hormuz,” kata juru bicara Kemenhan Inggris, sebagaimana dikutip dari Antara, Minggu, 10 de maio de 2026.

rudel dari kapal tempur

img_title

Harga Minyak Dunia Balik ke Atas US$100 Usai AS-Iran Baku Tembak di Selat Hormuz

Ele menambahkan, o HMS Dragon é o principal dari perencanaan bijak yang akan memastikan kesiapan Inggris, sebagai bagian dari koalisi multinasional yang dipimpin bersama oleh Inggris and Prancis.

“Untuk mengamankan selat tersebut,” ujarnya.

Diketahui, foi mencionado em Kawasan após a América Latina e Israel em 28 de fevereiro de 2026, sendo lançado no Irã. Irã trocadilho kemudian melancarkan serangan balasan terhadap Israel serta sekutu AS di Teluk Persia.

Perang tersebut mengakibatkan gangguan pelayaran di Selat Hormuz. Em 8 de abril de 2026, gencatan senjata disepakati dengan mediasi Paquistão, tetapi tahap pertama perundingan damai di Islamabad em 11 de abril gagal menghasilkan kesepakatan jangka panjang.

Presidente AS, Donald Trump, kemudian memperpanjang gencatan senjata tanpa batas waktu yang ditentukan, sehingga memberi waktu bagi bagi semua pihak agar mengupayakan solusi konflik secara permanen melalui diplomasi.

Desde 13 de abril, AS telah memblokade lalu lintas maritim Iran di jalur perairan strategis itu. Em Selasa, 5 de maio de 2026, Trump mengumumkan bahwa militer AS akan menunda untuk sementara pelaksanaan “Project Freedom”, para memulihkan kebebasan navigasi bagi pelayaran komersial di Selat Hormuz.

“Blokade AS terhadap Iran akan tetap dilanjutkan”, disse Trump. (Formiga).

Ilustrasi Kapal petroleiro melintas di Selat Hormuz, Irã.

CENTCOM Klaim 58 Kapal Komersial Dialihkan dalam Operasi Blokade Irã

Amerika Serikat menyatakan bahwa sebanyak 58 kapal komersial yang mencoba masuk ou keluar dari pelabuhan Irã telah dialihkan di tengah blocke laut AS.

img_title

VIVA.co.id

9 de maio de 2026

Fuente