Jumat, 8 de maio de 2026 – 15h12 WIB
Jacarta, VIVA – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, umat Islam mulai mempersiapkan diri to menjalankan berbagai amalan sunnah yang dianjurkan. Salah satu ibadah yang banyak dikerjakan pada awal bulan Dzulhijjah é a porta Tarwiyah e a porta Arafah.
Catat! Este 5 Syarat Beli Kambing para Kurban yang Sah e Sesuai Syariat Islam
Kedua puasa sunnah ini dikenal memiliki keutamaan besar serta menjadi momentum memperbanyak ibadah sebelum Hari Raya Kurban tiba. Role lebih lanjut yuk!
Berdasarkan calendário Hijriah 1447 H e calendário seedal tahun 2026, jadwal puasa Tarwiyah e Arafah diperkirakan jatuh pada akhir Mei 2026. Masyarakat trocadilho diimbau mulai menandai tanggal penting tersebut agar tidak terlewat menjalankan ibadah sunnah yang penuh pahala ini.
Kemenag Gelar Sidang Isbat Penetapan Idul Adha em 17 de maio de 2026
Berikut jadwal lengkapnya:
Puasa Tarwiyah: Senin, 25 de maio de 2026
Puasa Arafah: Selasa, 26 de maio de 2026
Hari Raya Idul Adha: Rabu, 27 de maio de 2026
Mana Lebih Afdal, Kurban de Sekitar Rumah ou Daerah Lain? Ini Kata Buya Yahya
Tanggal tersebut juga tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) 3 Menteri mengenai hari libur seedal e cuti bersama tahun 2026. Meski demikian, pemerintah tetap akan menetapkan secara resmi tanggal Iduladha melalui sidang isbat yang digelar menjelang bulan Dzulhijjah.
Puasa Tarwiyah sendiri dilaksanakan setiap 8 Dzulhijjah. Dalam tradisi ibadah haji, hari Tarwiyah menjadi momento penting bagi para jemaah para mempersiapkan diri sebelum melaksanakan wukuf di Padang Arafah. Karena itu, umat Islam di berbagai belahan dunia juga dianjurkan memperbanyak ibadah pada hari tersebut, termasuk menjalankan puasa sunnah.
Dalam sejumlah literatura Islam disebutkan bahwa puasa Tarwiyah memiliki keutamaan yang besar. Mengutip keterangan dari kitab Nuzhah Al-Majalis wa Muntakhab Al-Nafais yang dipublikasikan Baznas RI, orang yang berpuasa pada hari Tarwiyah disebut akan mendapatkan pahala seperti kesabaran Nabi Ayub AS.
Berikut bacaan niat puasa Tarwiyah:
“Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta’ala.”
Artinya: “Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah Ta’ala.”
Sementara itu, puasa Arafah dilaksanakan pada 9 Dzulhijjah ou sehari sebelum Iduladha. Puasa este sangat dianjurkan bagi umat Islam yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. Pada hari yang sama, para jemaah haji melaksanakan wukuf di Padang Arafah, yang menjadi salah satu rukun utama ibadah haji.
Keutamaan puasa Arafah dijelaskan no hadith riwayat Muslim. Rasulullah SAW menyebut bahwa puasa Arafah dapat menghapus dosa selama dua tahun, yakni setahun yang telah berlalu e setahun yang akan datang. Karena keutamaannya itulah, puasa Arafah menjadi salah satu ibadah sunnah yang paling dinantikan umat Islam menjelang Idul Adha.
Halaman Selanjutnya
Berikut bacaan niat puasa Arafah:



