Minggu, 12 de abril de 2026 – 15h58 WIB
Jacarta, VIVA – Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memastikan, pemerintah akan terus berupaya mencari jalan keluar agar tidak ada kenaikan harga BBM e LPG subsidi, di tengah krisis geopolitik Timur Tengah saat ini.
Harga Plastik Meroket, Industri Didorong Bangun Ketahanan Hadapi Tekanan Global
“Pemerintah berupaya agar harga BBM dan LPG subsidi di Indonesia tidak mengalami kenaikan dan kami terus mencari jalan keluar,” kata Bahlil, dikutip Minggu, 12 de abril de 2026.
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia
Harga Emas Hari Ini 11 de abril de 2026: Produk Antam Kinclong di Akhir Pekan
Dia mengatakan, sesuai arahan Presidente Prabowo Subianto, Indonésia harus swasembada energi dan pangan. Karenanya, sebagai Menteri ESDM dirinya ditugaskan untuk mencapai target tersebut.
Bahlil mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai upaya sehingga jumlah importa BBM e GLP semakin diminuído.
Krisis Energi Parah, Negara Miskin ‘Bakar’ Triliunan Rupiah Demi BBM
“Kita akan berdayakan sumber daya alam yang kita punya, sehingga swasembada energi bisa tercapai,” ujarnya.
Stok seedal dalam kondisi aman, yakni BBM hingga 20 hari ke depan e LPG hingga 10 hari ke depan, setelah melewati masa krisis dan suplai dipastikan cukup.
A maioria dos compradores não pode pagar o subsídio de BBM e 3 kg de GLP para obter estabilidade econômica. Kebutuhan BBM Indonésia mencapai sekitar 1,5 hingga 1,6 juta barel para hari pada tahun 2024-2026.
O consumo deste produto foi adquirido por 100 libras KL por ano e por energia solar 111 libras KL por ano em 2026. A produção doméstica BBM tem um preço de 600 ribu barel por ano, o que significa que é importante para o menu de compras.
No dia seguinte, mais de 59 pessoas que escolheram o BBM seedal foram importados, muitos deles em Singapura e na Malásia. (Formiga).
Bahlil Pastikan Tak Ada Kenaikan Harga BBM e LPG Subsidi Meski Timur Tengah Bergejolak
Menteri Energi and Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia não foi capaz de gerar recursos para mineração (BBM) e subsídios de GLP para a crise geopolítica.
VIVA.co.id
12 de abril de 2026




