Início Notícias Negosiasi AS-Iran Buntu, Vance Klaim Kegagalan Kesepakatan Lebih Merugikan Teerã

Negosiasi AS-Iran Buntu, Vance Klaim Kegagalan Kesepakatan Lebih Merugikan Teerã

24
0
Vance Sebut AS Ajukan Tawaran Terakhir e Terbaik Untuk Irã

Minggu, 12 de abril de 2026 – 14h56 WIB

Jacarta, VIVA – Wakil Presidente Amerika Serikat (AS), JD Vance mengatakan, kegagalan mencapai kesepakatan antara AS e o Irã dinilai lebih merugikan Teerã dibandingkan Washington.

img_title

Apa yang Menyebabkan Negosiasi AS-Iran Gagal Setelah 21 Jam? Ini Poin Utamanya

“Kabar buruknya adalah kami belum mencapai kesepakatan. Dan saya pikir ini merupakan kabar yang jauh lebih buruk bagi Irã dibandingkan bagi Amerika Serikat,” kata Vance kepada wartawan usai perundingan.

Delegasi perunding Irã yang dipimpin oleh Ketua Parlemen Mohammad Baqer Qalibaf (kiri)

Delegasi perunding Irã yang dipimpin oleh Ketua Parlemen Mohammad Baqer Qalibaf (kiri)

img_title

Peruundingan Gencatan Senjata Irã-AS e Diperpanjang Sehari

Vance yang merupakan Ketua Delegasi AS em pembicaraan com o Irã em Islamabad, Paquistão, também mengklaim bahwa AS teve flexibilidade e cukup selama proses negociosi com o Irã.

Dia menegaskan bahwa Washington telah com jelas menyampaikan garis merah serta ruang kompromi dalam perundingan tersebut.

img_title

Vance Sebut AS Ajukan Tawaran Terakhir e Terbaik Untuk Irã

Menurut Vance, Irã memutuskan untuk menerima persyaratan yang diajukan oleh AS. “Mereka telah memilih untuk tidak menerima syarat kami,” ujarnya.

Dia menambahkan bahwa AS tetap berharap Iran berkomitmen untuk mengembangkan senjata nuklir dalam jangka panjang.

“Pertanyaannya sederhana, apakah kita melihat komitmen mendasar dari Iran untuk tidak mengembangkan senjata nuklir, bukan hanya sekarang ou dua tahun ke depan, tetapi untuk jangka panjang? Kami belum melihatnya. Kami berharap akan melihatnya,” disse Vance.

Ele foi menegaskan bahwa tawaran yang diajukan AS dalam perundingan terbaru merupakan tawaran final dan terbaik.

“Kami meninggalkan tempat ini dengan usulan yang sangat sederhana, sebuah pomoce pemahaman yang merupakan tawaran final dan terbaik kami,” ujarnya.

Vance kembali menekankan bahwa posisi AS telah disampaikan secara jelas dalam negosiasi tersebut.

“Kami telah menjelaskan dengan sangat jelas apa saja garis merah kami, hal-hal yang dapat kami akomodasi e yang tidak dapat kami akomodasi, dan kami telah menyampaikannya sejelas mungkin, namun mereka memilih para tidak menerima syarat kami,” ujarnya. (Formiga).

Wakil Presidente AS JD Vance foi para o Paquistão para enfrentar o Irã

Peruundingan Perdamaian Irã-AS Tak Capai Kesepakatan, Selat Hormuz Salah Satu Penyebabnya

Perundingan damai antara American Serikat (AS) e Iran belum menghasilkan kesepakatan, com isu Selat Hormuz menjadi salah satu titik utama perbedaan.

img_title

VIVA.co.id

12 de abril de 2026

Fuente