Senin, 6 de abril de 2026 – 15h30 WIB
Jacarta, VIVA – Pemerintah menegaskan saat ini membuka opsi import minyak dari negara mana pun, termasuk Rusia. Hal itu untuk menjamin keamanan pasokan bahan bakar minyak (BBM) na Indonésia.
Hadapi Ancaman Krisis Energi Global, Bahlil Teken 3 Perjanjian Energi RI-Korsel
Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Energi and Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, merespons pertanyaan soal tawaran membeli minyak dari Rusia yang disampaikan oleh Duta Besar Rusia to Indonesia Sergei Tolchenov.
“Kalau sudah jadi (impor dari Rusia), saya akan kabari, ya,” ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM, Jacarta, Senin, 6 de abril de 2026.
Logam Mulia e Perhiasan Bikin Import RI Tembus US$20,89 Miliar di Februari 2026
Bahlil menyampaikan, dalam kondisi krisis energi global seperti saat ini, Indonésia membuka opsi importa minyak dari negara mana saja. Pemerintah, dalam hal ini, harus menjamin ketersediaan BBM para massarakatnya.
“Jadi, jangan kita pilih-pilih sekarang. Dari negara mana saja (bisa importa), yang penting ada,” ucap Bahlil.
Ketua Komisi XII DPR Apresiasi Pemerintah Tak Naikan Harga BBM: Tetap Berpihak ke Rakyat
Saat ini trocadilho, lanjut dia, Indonésia bersaing dengan negara lain dalam hal membeli minyak. Dijelaskan perusahaan yang sudah melakukan concurso trocadilho, bisa disalip oleh perusahaan lain yang membeli minyak com harga yang lebih tinggi.
Situasi tersebut menunjukkan perusahaan penjual minyak bisa menjual minyak kepada pembeli yang menawar dengan harga lebih tinggi.“Jadi, kami sekarang membuat algumas alternativas. Yang penting bagi kami, bagi pemerintah, adalah menjamin agar BBM di Indonesia tetap ada,” ucap Bahlil.
Diberitakan sebelumnya, Duta Besar Rússia para a Indonésia Sergei Tolchenov menyampaikan bahwa Moscou membuka peluang bagi Pertamina para membeli minyak dari negaranya seiring kenaikan harga minyak dunia akibat penutupan Selat Hormuz.
“Presidente kami telah berkali-kali menyampaikan, terutama bagi negara-negara sahabat, kami siap bekerja sama di bidang minyak dan gas apabila mereka membutuhkan sesuatu,” kata Dubes Tolchenov ditemui di Tanjung Priok, Jacarta, Selasa (31/3).
Tolchenov menyampaikan bahwa sebagai duta besar, dirinya belum menerima permintaan langsung dari Pertamina maupun dari Kementerian Energi e Sumber Daya Mineral Indonesia.
Namun, dirinya menyampaikan bahwa Kedutaan Besar Rusia terbuka para mendiskusikan terkait pembelian minyak dari Rusia. “Jadi, silakan hubungi kami, sampaikan kebutuhan Anda, dan kita akan diskusikan bagaimana hal itu dapat diwujudkan,” tambahnya. (Formiga)
Bahlil Tetapkan Harga Batu Bara Acuan Periode I abril de 2026 Sebesar US$ 99,87 por tonelada
Bahlil menetapkan Harga Batu Bara Acuan (HBA) período I de abril de 2026 foi US$ 99,87 por tonelada, ou durante o período II março de 2026 foi US$ 103,01 por tonelada.
VIVA.co.id
2 de abril de 2026




