Início Notícias Jordi Amat Kartu Merah, Pelatih Persija Mauricio Souza: Pemain Buruk!

Jordi Amat Kartu Merah, Pelatih Persija Mauricio Souza: Pemain Buruk!

17
0
Jordi Amat Kartu Merah, Pelatih Persija Mauricio Souza: Pemain Buruk!

Senin, 6 de abril de 2026 – 08h30 WIB

VIVA – Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza, jogou um cartão contra Jordi Amat no final de 2-3 do Bhayangkara FC na 26ª Super League 2025/2026 no Stadion Sumpah Pemuda, Minggu, 5 de abril de 2026.

img_title

Klasemen Super League Usai Persib Menang e Persija Kalah

Mauricio menilai kartu merah tersebut membuat Persija kesulitan menjaga ritme permainan, terutama setelah harus bermain com 10 orang di awal babak kedua saat skor masih 1-1. A situação está criando estratégias que não são ideais.

“Jordi mendapat kartu merah itu, dia melakukan kesalahan. Saya pikir kita melakukan babak pertama, terutama 10 sampai 15 menit pertama, kita bisa saja cetak gol lebih banyak lagi,” ujar Mauricio kepada awak media usai laga.

img_title

Hancurkan Semen Padang, Persib Makin Dekat Juara Superliga

Pelatih Persija Jacarta, Mauricio Souza

Pelatih Persija Jacarta, Mauricio Souza

Pelatih asal Brasil itu menjelaskan, Persija sebenarnya tapil cukup baik pada awal laga dan mampu menciptakan sejumlah peluang. No entanto, o impulso foi seguido por sete cartas merah yang diterima Jordi Amat.

img_title

Ucapan Pelatih Persija Usai Disikat Bhayangkara FC

Menski sempat kembali unggul melalui goal Fabio Calony, Persija gagal mempertahankan keunggulan. Bhayangkara FC mampu mencetak dua goal tambahan hingga membalikkan keadaan dan mengamankan kemenangan 3-2.

“Di babak kedua, dengan kurang satu pemain, saya sebenarnya masih ingin mencetak satu gol lagi karena kita butuh tiga poin ini. Kita dapat gol, tapi kemudian kita kebobolan dari bola mati. Katânia.

Menurut Mauricio, pertandingan berubah sepenuhnya setelah kartu merah Jordi. Persija não muito tempo pode não permitir que você jogue separadamente de todos os dias.

“Kurang satu pemain membuat pertandingan sepenuhnya berubah. Strategi kita kemudian adalah bertahan dan mencoba mencuri satu atau dua serangan balik,” ucapnya.

Mais tarde, Mauricio meyakini hasil akhir bisa berbeda jika Persija tetap bermain com 11 pemain. Ia menyebut timnya telah menyiapkan strategi to menyerang ruang kosong lawan, namun hanya berjalan pada 10 hingga 15 menit pertama pertandingan.

“Saya menuntut pemain untuk lebih baik lagi secara individual. Strategi yang bagus tidak akan jalan jika performa teknis individual pemain buruk”, disse Mauricio.

O chutador do Persija Jacarta, Cyrus Margono

Mauricio Souza soal Estreia Cyrus Margono di Persija: Saya Harus Koreksi

Mauricio Souza marcou a estreia de Cyrus Margono com o Persija no placar de 2 a 3 do Bhayangkara FC. A análise será realizada antes de qualquer ocorrência.

img_title

VIVA.co.id

6 de abril de 2026

Fuente