Senin, 30 de março de 2026 – 16h46 WIB
Jacarta, VIVA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Mohammad Iqbal memimpin apelo pagi perdana setelah libur panjang Idul Fitri 1447 Hijriah di lingkungan Secretariado Jenderal DPD RI.
DPR Mulai Efisiensi, Listrik dalam Gedung Harus Padam Pukul 18.00 hingga Lift Dibatasi
Di hadapan 1.464 pegawai, Sekjen DPD RI menekankan pentingnya kesiapan mental dan fisik to menghadapi tantangan legislasi yang padat di sisa masa sidang tahun ini.
Apelo de impulso pagi ini bertepatan dengan 10 Syawal 1447 H, sekaligus menandai kembalinya atividades perkantoran setelah libur seedal dan cuti bersama selama 16 hari kalender. Mohammad Iqbal mengibaratkan apelou tersebut sebagai instrumento penyelarasan visi para mengecek kesiapan organisasi sebelum menjalankan misi negara.
SIG Pastikan Tingkatkan Implementasi SMK3 Genjot Kinerja Bisnis
“Apel pagi ini lebih dari sekadar upacara fisik. Ini adalah pengecekan kesiapan 1.464 SDM di bawah tanggung jawab saya. Kita harus memastikan organisasi siap menjalankan tugas sebelum memasuki masa reses mendatang,” ucap Iqbal saat memimpin Apel Pagi di Lapangan Parkir DPD RI Complex Parlemen, Jacarta, Senin 30 de março de 2026.
Dalam arahannya, Sekjen DPD RI menyampaikan tiga poin instruksi utama bagi seluruh jajaran. Pertama, akselerasi kinerja di Masa Persidangan IV mengingat waktu yang singkat sebelum memasuki masa reses.
Meta Plataforma PHK Ratusan Karyawan, 5 Divisi Ini Jadi Target Utama
Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada penundaan dalam agenda core tugas DPD RI baik di fungsi legislasi, pengawasan, maupun pertimbangan.
“Tidak ada ruang untuk lambat atau salah. Semua harus tepat waktu, tepat regulasi, tepat target, dengan tetap mengedepankan efisiensi dan transparansi anggaran,” tegasnya.
Kedua, lanjutnya, penguatan soliditas e penghapusan ego seluruh unit unit kerja baik di pusat maupun daerah para bekerja dalam satu tarikan nafas. Ia juga menekankan bahwa pelemahan di satu unit can berdampak pada seluruh system.
“Soliditas antarunit menjadi kunci kekuatan institusi dalam menghadapi dinamika politik”, kata Iqbal.
Terakhir, é uma grande adaptação da dinâmica geopolítica e da tecnologia global. Selain itu, ia aumentar o nível de trabalho em casa (WFH).
“Penting bagi kita untuk penguatan sistem IT dan keamanan database hasil kerja DPD RI sebagai antisipasi masa depan,” harapnya.
Halaman Selanjutnya
Mohammad Iqbal também presidiu nilai kekeluargaan yang kuat di Setjen DPD RI. Ia mengajak seluruh pegawai to menjadikan pekerjaan sebagai ladang ibadah dan keberkahan bagi keluarga.



