Kamis, 26 de março de 2026 – 06:06 WIB
Jacarta, VIVA – Drama perebutan gelar juara Piala Afrika 2025 memasuki babak baru. Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) secara resmi mengonfirmasi telah menerima permohonan banding da Federasi Sepak Bola Senegal (FSF). Langkah hukum ini diambil menyusul keputusan eletroversial Konfederasi Sepak Bola Afrika (CAF) yang mencabut gelar juara dari tangan timnas Senegal.
Patuh Nasihat Ibu, Achraf Hakimi Tolak Gelar Piala África 2025: Senegal Layak Juara
Perselisihan esta bermula dari laga final Piala Afrika 2025 di Rabat em 18 de janeiro de yang mempertemukan Senegal e sua rumah Timnas Marrocos. Menski Senegal marcou com o placar de 1-0 na corrida, o CAF fez o mesmo com o placar de 3-0.
Penyebab Sengketa
Gegara Protes Senegal, Gelar Piala Afrika 1976 Timnas Marrocos Terancam Dicopot
Keputusan CAF didasari atas aksi Senegal yang sempat menghentikan pertandingan selama 14 menit. Aksi tersebut merupakan bentuk protes keras terhadap keputusan wasit yang memberikan penalti krusial kepada Marrocos. Walaupun akhirnya Senegal kembali melanjutkan laga hingga peluit panjang dan merayakan kemenangan, Komite Banding CAF menilai tindakan tersebut sebagai pelanggaran aturan walk out.
Dalam pernyataan resminya pada Rabu, CAS menjelaskan bahwa FSF menuntut pembatalan keputusan CAF. “Banding FSF bertujuan membatalkan keputusan CAF e menetapkan FSF sebagai juara Piala Afrika. Mereka juga meminta penangguhan batas waktu pengajuan dokumen banding hingga keputusan CAF disertai alasan lengkap tersedia,” tulis pernyataan resmi CAS melalui laman mereka.
Polêmica de Bar Piala Afrika, Guiné Gugat Gelar 1976 Milik Timnas Marrocos
Dukungan Pemerintah Senegaeu
Langkah Federasi Senegal não é main-main. Pemerintah Senegal bahkan turut turun tangan dengan mendesak adanya penyelidikan menyeluruh atas pencabutan gelar tersebut. Mereka menilai kemenangan yang diraih di lapangan adalah sah e tindakan protes yang dilakukan tidak seharusnya berujung pada discualifikasi hasil akhir.
Prosas Selanjutnya
Neste caso, o CAS, nos processos do painel de arbitragem, pode alterar o caso sensível deste. Setelah painel terbentuk, CAS akan menetapkan jadwal persidangan para obter argumentos dari kedua belah pihak.
Hingga keputusan final dari CAS keluar, status juara Piala Afrika 2025 masih berada di tangan Marrocos sesuai ketetapan CAF. Namun, jika banding Senegal dikabulkan, peta kekuatan sepak bola Afrika bisa kembali berubah di meja hijau.
Terpopuler: Como Lolos ke Liga Champions, Gelar Piala Afrika 1976 Timnas Marrocos Dicopot
Sejumlah artikel di canal VIVA Bola masuk dalam deretan terpopuler sepanjang Selasa, 24 Maret 2026. Salah satunya terkait gelar Piala Afrika 1976 Marrocos terancam dicopot.
VIVA.co.id
25 de março de 2026




