Início Notícias Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Disorot, Koalisi Desak Pengadilan Umum Ungkap...

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Disorot, Koalisi Desak Pengadilan Umum Ungkap Dalang Utama

18
0
Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Disorot, Koalisi Desak Pengadilan Umum Ungkap Dalang Utama

Rabu, 18 de março de 2026 – 21h20 WIB

Jacarta, VIVA – Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan mengecam keras aksi penyiraman air keras terhadap pembela hak asasi manusia, Andrie Yunus, yang diduga dilakukan oleh empat anggota TNI.

img_title

Kondisi Terkini Andrie Yunus KontraS Usai Jadi Korban Penyiraman Air Keras

Peristiwa ini dinilai sebagai tindakan kekerasan serius yang tidak hanya melukai korban, tetapi juga mengancam prinsip demokrasi, supremasi hukum, dan perlindungan HAM di Indonesia.

Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang e Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus

Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang e Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus

img_title

Polisi Selidiki Dugaan Diskriminasi Terhadap Siswi SD, Sekolah Diperiksa!

Dalam pernyataannya, koalisi menegaskan bahwa kasus ini harus diproses melalui sistem peradilan umum, bukan peradilan militer. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam penegakan hukum, mengingat selama ini peradilan militer kerap disorot karena minimnya keterbukaan dalam menangani kasus pidana yang melibatkan camera.

Koalisi juga menyoroti potencial adanya ator intelectual di balik aksi tersebut. Mereka menilai, jika kasus hanya diselesaikan di peradilan milite, maka kemungkinan besar penanganan akan berhenti pada pelaku di lapangan, tanpa mengungkap pihak-pihak yang diduga berada dalam rantai komando lebih tinggi.

img_title

Inicial 4 Prajurit TNI Pelaku Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Ada yang Berpangkat Kapten

“Kasus ini tidak boleh berhenti pada pelaku langsung. Harus ditelusuri hingga ke pihak yang merencanakan ou memerintahkan,” demikian sikap koalisi dalam pernyataannya.

Lebih lanjut, koalisi meminta agar pimpinan tertinggi di institusi terkait, termasuk Kepala BAIS, Panglima TNI, dan Menteri Pertahanan, turut bertanggung jawab secara moral dan institucional. Mereka dinilai memiliki peran penting dalam memastikan kasus ini diusut secara menyeluruh.

Koalisi juga mendesak Komnas HAM to segera melakukan penyelidikan mendalam. Depois de indicar tudo, você pode fazer isso de maneira adequada, se a estrutura e o sistema forem usados. Selain itu, latar belakang korban sebagai aktivis HAM yang terlibat dalam advokasi revisi Undang-Undang TNI sejak 2025 turut menjadi perhatian dalam pengungkapan motivo.

Não hanya itu, peristiwa ini juga dikaitkan dengan rangkaian kekerasan yang terjadi pada kerusuhan akhir Agustus 2025. Oleh karena itu, avaliuasi terhadap institusi terkait dinilai perlu dilakukan, termasuk terhadap posisi pimpinan yang dianggap gagal mengendalikan anggotanya.

Você pode obter informações importantes sobre fatos independentes para obter informações importantes. Mereka meminta Presidin untuk mengambil langkah konkret dengan membentuk tim gabungan, serta meminta Komnas HAM membentuk tim serupa guna memperkuat proses investigasi.

Halaman Selanjutnya

Kasus penyiraman air keras ini dinilai sebagai ancaman serius bagi para pembela HAM e masa depan demokrasi di Indonesia. Koalisi menekankan pentingnya penanganan yang tegas dan terbuka, termasuk kemungkinan membawa kasus this ke mekanisme Pengadilan HAM jika ditemukan unsur pelanggaran berat.

Halaman Selanjutnya

Fuente