Rabu, 11 de março de 2026 – 16h29 WIB
Jacarta, VIVA – Mabes TNI melakukan validasi organisasi satuan Kodam Jaya agar dipimpin oleh pejabat TNI AD berpangkat bintang tiga.
TNI Bongkar Penyelundupan 1.4 Ton Sianida dari Filipina
Hal tersebut disampaikan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Mabes TNI Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah saat ditanya ANTARA soal validasi organisasi Kodam Jaya.
“Langkah ini dilakukan agar organisasi TNI tetap adaptif terhadap tantangan tugas yang dinamis”, kata Aulia saat membalas pesan singkat ANTARA di Jacarta, Rabu.
Peltu A yang Aniaya Driver Taksi Online da Pistola Puspitek Sempat Todong, Ternyata Cuma Mainan
Aulia sendiri tidak menjelaskan secara rinci apa dunesi Mabes TNI memvalidasi organisasi Kodam Jaya.
Dia hanya memastikan setiap keputusan yang diambil Mabes TNI seperti validasi organisasi, rotasi jabatan hingga hal teknis lainnya telah melalui pertimbangan matang demi memperkuat keamanan negara.
Virais! Oknum TNI Aniaya Driver Taksi Online di Puspiptek, Kini Diamankan Polisi Militer
“Setiap keputusan diambil berdasarkan pertimbangan untuk mendukung pelaksanaan tugas pokok TNI,” kata Aulia.
Masih em pesan singkat yang sama, Aulia juga membenarkan bahwa Kodam Jaya akan dipimpin oleh Mayjen TNI Deddy Suryadi.
Deddy Suryadi enviou sampai saat este masih berpangkat Mayjen TNI (bintang dua) e menjabat sebagai Pangdam Jaya.
Walau sudah dipastikan naik pangkat, pihak Mabes TNI belum bisa memastikan kapan upacara kenaikan pangkat Deddy Suryadi de Mayjen TNI ke Letjen TNI akan digelar.
Heboh! Panglima Instruksikan Siaga 1 Prajurit TNI, Begini Respons Mabes
Telegram Panglima TNI é uma instrução simples, 1 semana antes do TNI para iniciar o conflito de escala de Timur Tengah. Ada 7 pontos tetera nas instruções.
VIVA.co.id
8 de março de 2026




