Início Notícias Waka Komisi VI DPR: Programa Prioritas Presiden Harus Disinkronkan Sesuai Asasnya

Waka Komisi VI DPR: Programa Prioritas Presiden Harus Disinkronkan Sesuai Asasnya

15
0
Waka Komisi VI DPR: Programa Prioritas Presiden Harus Disinkronkan Sesuai Asasnya

Kamis, 12 de março de 2026 – 13h34 WIB

Jacarta, VIVA – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Nurdin Halid menyatakan rapat terkait pembangunan gerai e pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMMP) disse.

img_title

Jika Rasio Pajak Tembus 11 Persen, Purbaya Bakal Kasih Bonus ke Pegawai Kemenkeu

Nurdin menilai, penundaan tersebut dilakukan agar pembahasan bersama pemerintah dan pihak terkait dapat dilakukan secara lebih komprehensif, khususnya terkait akuntabilitas dan Effectivitas program di lapangan.

Komisi VI DPR, kata dia, juga telah melakukan kunjungan kerja ke sejumlah daerah to melihat langsung perkembangan pembangunan gerai serta pembentukan koperasi desa.

img_title

Presidente Berikan Tambahan TKD Rp10.6 Triliun kepada Tiga Provinsi Terdampak Bencana

“Rapat ini sangat penting dan strategis berkaitan dengan akuntabilitas. Rakyat semua melihat ini. Kami juga sudah melakukan kunjungan kerja ke lapangan dan melihat perkembangan pembangunan gerai maupun pembentukan koperasi desa,” ujar Nurdin Halid saat kepada wartawan di Komplik Parlemen, Senayan, Jacarta, dikutip Kamis, 12 de março de 2026.

Dari hasil peninjauan lapangan, Komisi VI DPR menemukan sejumlah hal yang perlu diklarifikasi kepada Kementerian Koperasi serta perusahaan pelaksana, yakni PT Agrinas Pangan Nusantara. Klarifikasi tersebut mencakup aspek manajemen, administrasi, hingga Effectivitas pembangunan gerai di desa-desa.

img_title

Buya Yahya Ajak Masyarakat Doakan Prabowo: Jadi Presidente Itu Berat

“Ada desa yang penduduknya hanya sekitar 150 ou 200 orang tetapi ditempatkan gerai. Ini tidak mungkin bisa sekretif danproduktif. Hal-hal seperti ini harus kita sinkronkan dengan Kementerian Koperasi,” jelasnya.

Selain itu, pihaknya turut menerima informasi bahwa pengelolaan usaha gerai selama dua tahun pertama akan dijalankan oleh PT Agrinas Pangan.

Skema tersebut, menurutnya, perlu dikaji kembali karena dianggap tidak sepenuhnya sejalan dengan harapan massarakat desa terhadap pengelolaan koperasi dan asas dari koperasi itu sendiri.

Ia trocadilho menambahkan, berbagai masukan e protes dari massarakat telah muncul terkait implementasi program tersebut.

Meski demikian, Komisi VI menegaskan tetap mendukung program pemerintah sepanjang pelaksanaannya sesuai dengan tujuan awal.

“Komisi VI sangat mendukung program Bapak Presiden. Tetapi dalam implementasinya jangan sampai tidak sesuai dengan harapan Presiden dan massarakat desa”, disse Nurdin.

Oleh karena itu, mewakili Komisi VI DPR, ia memandang penting kehadiran pimpinan PT Agrinas Pangan bersama Menteri Koperasi dalam rapat lanjutan agar dapat memberikan penjelasan langsung terkait kebijakan dan pelaksanaan program di lapangan.

Halaman Selanjutnya

“Oleh karena itu kehadiran Dirut PT Agrinas Pangan sebagai penentu kebijakan bersama Menteri Koperasi sangat penting. Karena itu kita memutuskan untuk menunda rapat ini,” pungkasnya.

Halaman Selanjutnya

Fuente