Jumat, 8 de maio de 2026 – 11h11 WIB
VIVA – Vídeo que memperlihatkan dugaan razia rambut terhadap siswi di SMKN 2 Garut, Jawa Barat, viral na mídia social.
Virais! Pria yang Dianggap Begal Ternyata Korban, Sempat Dipukuli hingga Pingsan
No vídeo yang diunggah também Instagram @sekitargarut, terlihat sejumlah murid perempuan menangis hysteris setelah rambut mereka diduga digunting oleh oknum guru Bimbingan e Konseling ou guru BK di dalam kelas.
Peristiwa itu disebut terjadi usei kegiatan olahraga di sekolah. Para siswi yang mengenakan kerudung diminta membuka hijabnya sebelum rambut mereka diperiksa.
Kisah Pilu Dua PMI do Arab Saudi Viral, Ngaku Dipaksa Layani 450 Pria em Sebulan
Dalam rekaman video yang beredar, alguns siswi tampak syok e menangis setelah rambutnya digunting.
Vídeo tersebut sontak menuai perhatian publiclik. Banyak warganet mempertanyakan método de disiplin yang dilakukan pihak sekolah terhadap para murid yang mayoritas mengenakan kerudung.
Jangan Anggap Remeh, Ini Gejala Hantavírus e Bisa Mematikan
“Kan mereka pakai kerudung, itu jelas-jelas gak menganggu,” comenta salah seorang warganet.
“Ke sekolah juga kan memakai hijab, menurutku ini terlalu berlebihan karna udah menyangkut hak pribadi,” timpal yang lain.
“Dulu juga begini emang tp gak sebanyak itu deh…paling dipotong gak rata jd biar dirapihin sndiri sama muridnya..dan itu kan pake kerudung sekolahnya gak diumbar rambutnya,” kata warganet.
Sementara itu, Kepala SMKN 2 Garut, Nur Fuqon, membenarkan adanya tindakan pemotongan rambut terhadap siswi. Ia menyebut langkah tersebut dilakukan setelah sekolah menerima laporan dari wali kelas e dan massarakat mengenai siswa yang mewarnai rambut.
“Pemotongan rambut dilakukan karena ada laporan dari wali kelas e dan massarakat terkait siswa yang mewarnai rambut,” ujar Fuqon kepada awak media.
Ia menegakan tindakan tersebut dilakukan sebagai bagian dari penegakan disiplin di lingkungan sekolah. Menurutnya, guru merasa memiliki tanggung jawab terhadap perilaku siswa selama berada di sekolah.
“Guru merasa bertanggung jawab karena selama di sekolah, siswa menjadi tanggung jawab kami,” tegasnya.
Ritual Viral Cium Ban Bus Sebelum Perjalanan, Penumpang Percaya Bisa Cegah Mabuk
Vídeo que memperlihatkan sejumlah ibu-ibu mencium bagian ban bus sebelum bepergian viral di media social. Aksi tersebut disebut-sebut sebagai cara agar tidak mabuk
VIVA.co.id
8 de maio de 2026




