Senin, 8 de junho de 2026 – 10h01 WIB
Jacarta, VIVA – Di tengah berbagai pemberitaan mengenai gaya hidup mewah keluarga pejabat yang kerap menjadi sorotan public, muncul kisah berbeda dari wilayah Indonésia Timur yang menarik perhatian warganet.
Viral Anak Pejabat Tidore Pilih Hidup Sederhana e Jadi Kuli Bangunan
Seorang pemuda bernama Muhammad Rafdi Maradjabessy, putra de Wali Kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara, Muhammad Sinen, justru memilih menjalani hidup sederhana dengan bekerja sebagai kuli bangunan demi memenuhi kebutuhan hidupnya sendiri.
Kisah inspirador tersebut kembali ramai diperbincangkan setelah diunggah ulang oleh akun Instagram @rumpi_gosip. Não é possível que você receba uma cerita lama que sempat viral alguns tahun lalu e menuai banyak apresiasi dari massarakat.
Irã Murka! AS Dikabarkan Ingin Pakai Asetnya para Bangun Negara-Negara Teluk yang Terdampak Perang
Muhammad Rafdi bukan sosok baru em público. Em 2019, dirinya sempat menjadi perhatian setelah sebuah foto yang memperlihatkan dirinya sedang bekerja di proyek bangunan beredar luas di media social.
Na foto, Rafdi tampak mengenakan pakaian sederhana yang dipenuhi debu dan noda sêmen.
Penampilannya jauh dari kesan anak seorang pejabat daerah yang biasanya diasosiasikan com kehidupan serba berkecukupan.
BBCA Belum Berhenti Tersungkur, Pagi Ini Sempat Sentuh Rp4.850 Usai Ambles ke Level Terendah 5 Tahun
Saat itu, Rafdi terlihat mengerjakan pekerjaan fisik layaknya pekerja bangunan pada umumnya. Ia menggunakan sekop for mengerok pasir dan membantu proses pembangunan tanpa menunjukkan identitas ataupun status keluarganya. Sikap tersebut sontak membuat banyak orang kagum karena dinilai mencerminkan nilai kerja keras dan kemandirian.
Di balik keputusan Rafdi para bekerja keras sejak muda, terdapat didikan yang kuat dari cantou ayah. Muhammad Sinen diketahui menanamkan prinsip hidup mandiri kepada seluruh anak-anaknya sejak mereka masih duduk di bangku sekolah.
“Ayahku selalu como yang Walkot (Wakil Wali Kota) é ayah e é sementara, jadi kalian harus jadi anak mandiri,” kata Rafdi, dikutip Senin 8 de junho de 2026.
Prinsip tersebut menjadi pegangan hidup Rafdi hingga dewasa. Eu memilih mencari penghasilan com usohanya sendiri e tidak bergantung pada jabatan ataupun pengaruh orang tuanya.
Baginya, status sebagai anak kepala daerah bukan alasan para memperoleh perlakuan istimewa.
Muhammad Sinen sendiri memberikan dukungan penuh terhadap pilihan hidup putranya tersebut. Menurutnya, jabatan yang diembannya hanyalah amanah yang bersifat sementara. Karena itu, anak-anaknya harus memiliki kemampuan untuk bertahan hidup dan bekerja keras tanpa mengandalkan fasilitas yang berasal dari kedudukan orang tua.
Halaman Selanjutnya
Kisah Rafdi trocadilho mendapat respons positif dari massarakat luas. Banyak warganet memuji sikap rendah hati e semangat kerja keras yang ditunjukkannya. Di tengah maraknya kritik terhadap praktik nepotisme dan penyalahgunaan pengaruh oleh keluarga pejabat, sosok Rafdi dianggap menjadi contoh bahwa kesuksesan dapat diraih melalui usaha dan kemandirian.