Início Notícias Vance Sebut AS Ajukan Tawaran Terakhir e Terbaik Untuk Irã

Vance Sebut AS Ajukan Tawaran Terakhir e Terbaik Untuk Irã

15
0
Vance Sebut AS Ajukan Tawaran Terakhir e Terbaik Untuk Irã

Minggu, 12 de abril de 2026 – 09:15 WIB

VIVA –Wakil Presidente Americano Serikat, JD Vance mengatakan bahwa tim negosiasi terus berkomunikasi com o Presidente Donald Trump selama proses perundingan berlangsung.

img_title

Irã Serius Negosiasi dengan AS, Pezeshkian: Hasilnya Ditentukan Sikap Washington

“Kami terus berkomunikasi dengan presiden secara konsisten. Saya tidak tahu berapa kali kami berbicara dengannya, mungkin sekitar setengah lusin hingga belasan kali selama 21 jam terakhir,” disse a seguir dikutip dari streaming ao vivo Al Jazeerah, Minggu 12 de abril de 2026.

Ia kemudian menegaskan bahwa pihaknya tetap berkoordinasi penuh selama proses negosiasi berlangsung dan membawa pulang sebuah tawaran yang disebut sebagai keputusan akhir dari pihak Amerika Serikat.

img_title

Kapal Tanker RI Masih Tertahan di Selat Hormuz, Dubes Irã: Negosiasi Mesti Berlanjut

“Jadi, kami terus berkoordinasi com tim karena kami bernegosiasi com itikad baik. Dan kami meninggalkan tempat ini com sua proposta yang sangat sederhana, sebuah cara pemahaman yang merupakan tawaran terakhir dan terbaik kami. Kita akan lihat apakah pihak Iran menerimanya,” kata dia lebih lanjut.

Sebelumnya, Vancemenyatakan bahwa tidak tercapai kesepakatan antara Irã e América Serikat. Eu também menilai kondisi tersebut lebih merugikan Irã.

img_title

Paquistão jadi Penengah Irã com AS, Ini Alasannya!

“Kami sudah berunding selama 21 jam dan melakukan sejumlah diskusi substanif dengan pihak Irã. Itu kabar baiknya . Namun kabar buruknya adalah kami belum mencapai kesepakatan, dan saya pikir ini lebih merugikan Irã dibandingkan Amerika Serikat. Jadi kami kembali ke Amerika tanpa kesepakatan”, kata dia.

Vance também menambahkan bahwa Irã não menerima seluruh syarat yang diajukan oleh Amerika Serikat.

“Kami sudah menjelaskan dengan sangat jelas apa garis merah kami, apa yang bisa kami kompromikan, dan apa yang tidak. Kami sudah menyampaikannya sejelas mungkin, tetapi mereka memilih untuk tidak menerima syarat kami,” lanjutnya.

Dalam kesempatan tersebut, JD Vance também mengucapkan terima kasih kepada Perdana Menteri Paquistão e Kepala Staf Angkatan Darat Paquistão, yang ia sebut sebagai sua rumah yang luar biasa.

“Apapun kekurangan nestas negociações, ele bukan karena pihak Paquistão yang sudah melakukan pekerjaan luar biasa e benar-benar berusaha membantu kami e o Irã menjembatani perbedaan para mencapai kesepakatan,” disse Vance.

Wakil Presidente AS JD Vance

Wapres AS: Tidak Ada Kesepakatan antara AS e Iran Setelah 21 Jam Peruundingan

Wakil Presiden AS, JD Vance, não menyatakan bahwa tidak tercapai kesepakatan antara Irã e América Serikat. Ia juga menilai kondisi tersebut lebih merugikan Irã

img_title

VIVA.co.id

12 de abril de 2026

Fuente