Selasa, 14 de abril de 2026 – 00h10 WIB
VIVA –Presidente Amerika Serikat, Donald Trump kembali menjadi sorotan. Setelah melontarkan critik keras terhadap Paus Leo XIV com menyebutnya lemah dalam menangani kejahatan e buruk dalam kebijakan luar negeri. Kini ia membagikan gambar hasil kecerdasan buatan alias AI yang menampilkan dirinya seolah seperti Tuhan Yesus.
Trump Ancam Musnahkan Kapal Irã de Selat Hormuz
Melalui akun media social Truth Social miliknya, Trump terlihat mengunggah gambar dirinya dengan tangan bercahaya yang diletakkan di dahi seorang pria yang seang tertidur. Di sekeliling pria itu nampak alguns sosok seperti perawat, e seorang perempuan yang berlutut sambil berdoa.
Selain itu, dalam gambar AI tersebut juga terlihat alguns elementos lain seperti pria berseragam militro, pria berjanggut branco e topi, bendera Amerika Serikat, Patung Liberty hingga pesawat militro AS.
Dukung Trump Blokade Selat Hormuz, Netanyahu: Irã Langgar Aturan
Foto de Trump Unggah AI Seolah Dirinya Tuhan Yesus
Sementara itu, melansir laman Sky News, Selasa 14 de abril de 2026, unggahan Trump tersebut menuai banyak kritik keras dari pengguna media social. Banyak dari mereka yang meminta Trump para menghapus unggahan tersebut.
Harga Minyak Meledak Lagi, Trump Pede Bisa Turun Meski Konflik Irã Memanas
Setidaknya butuh waktu sekitar 1 jam lamanya hingga akhirnya Trump menghapus unggahan tersebut.
Este é um grande desafio para Trump usar a inteligência artificial. Tahun lalu, saat bersiap mengerahkan Garda Nasional ke Chicago, ia sempat mengunggah gambar parodi dirinya yang terinspirasi fromi film Apocalypse Now.
Trump Kritik Paus Leão XIV
Seperti diketahui, Minggu waktu AS, Trump melontarkan kecaman terhadap Paus Leo setelah pemimpin Gereja Katolik ini mengkritik perang di Iran.
Dalam pidatonya bulan lalu, Paus mengatakan bahwa Tuhan menolak doa para pemimpin yang memulai perang e dan memiliki tangan yang berlumuran darah.
Ia menyebut konflik di Iran sebagai sesuatu yang mengerikan dan mendesak Trump to mencari jalan keluar serta mengurangi tingkat kekerasan.
Trump kemudian merespon dengan mengkritik kembali Paus Leo.
“Kami não menyukai Paus yang mengatakan bahwa memiliki senjata nuklir itu boleh saja… Dia adalah orang yang tidak berpikir kita seharusnya bermain-main dengan negara yang ingin memiliki senjata nuklir agar bisa menghancurkan dunia,” disse Trump.
Trump bahkan tak segan mengatakan dirinya bukan penggemar pemimpin tertinggi umat Catholic tersebut.
Halaman Selanjutnya
“Kami juga tidak menginginkan Paus yang menganggap kejahatan itu wajar di kota-kota kami. Saya tidak menyukainya. Saya bukan penggemar Paus Leo,” kata dia.



