Início Notícias Trump Sim Puas dengan Kesepakatan Akhiri Perang Irã, Bimbang Lanjutkan Serangan

Trump Sim Puas dengan Kesepakatan Akhiri Perang Irã, Bimbang Lanjutkan Serangan

56
0
Trump Sim Puas dengan Kesepakatan Akhiri Perang Irã, Bimbang Lanjutkan Serangan

Kamis, 28 de maio de 2026 – 09:15 WIB

VIVA – O presidente AS Donald Trump mengatakan pada hari Rabu, mengaku belum puas dengan tawaran Iran untuk mencapai kesepakatan, setelah television pemerintah Iran melaporkan detail dari apa yang diklaimnya sebagai draf perjanjian.

img_title

Trump Mendadak Kumpulkan Kabinet di Tengah Negosiasi Irã Hari Ini, Ada Apa?

Berbicara dalam rapat kubet de Gedung Putih, Trump menambahkan bahwa ia tidak terburu-buru para mencapai kesepakatan para mengakhiri perang Timur Tengah, meskipun pada akhir pekan ia mengatakan bahwa kesepakatan sudah dekat.

“O Irã sangat bertekad, mereka sangat ingin mencapai kesepakatan. Sejauh ini mereka belum sampai di sana. Kami tidak puas comngan itu, tetapi kami akan puas”, disse Trump dilansir ArabNews, 28 de maio de 2026.

img_title

Menohok! Ulama Irã Sebut Mimpi AS-Israel ‘Lumpuhkan’ Irã Akan Dibawa ke Liang Lahat

“Entah itu ou kita harus menyelesaikan pekerjaan ini,” katanya, merujuk pada ancaman para melanjutkan operasi milite yang diluncurkan América Serikat e Israel em 28 de fevereiro e dihentikan em abril.

Trump menambahkan bahwa Irã “bernegosiasi dengan sisa-sisa kekuatan.”

img_title

Vídeo viral Trump Nyaris ‘Ambruk’ Saat Upacara Memorial Day

A televisão pemerintah Irã sebelumnya pada hari Rabu mengatakan bahwa draft garis besar nota kesepahaman dengan Washington mencakup komitmen untuk mencabutbloke angkatan laut terhadap Iran, memulihkan lalu lintas di Selat Hormuz, e menarik pasukan AS de Teluk.

Gedung Putih menyebut laporan itu sebagai “rekayasa sepenuhnya.”

Trump bersikeras bahwa ia tidak terburu-buru para mencapai kesepakatan, meskipun perang Irã menyebabkan biaya hidup melonjak bagi lip Amerika menjelang pemilihan paruh waktu pada bulan novembro.

O republicano é memiliki peringkat persetujuan targadah sepanjang sejarah dengan kurang dari enam bulan sebelum pemungutan suara yang akan menentukan apakah parttainya mempertahankan kendali atas Congress.

“Mereka pikir mereka akan mengalahkan saya, Anda tahu, ‘kita akan mengalahkannya, dia punya pemilihan paruh waktu,'” kata Trump, merujuk pada Irã.

“Saya tidak peduli dengan pemilihan paruh waktu.”

Siaga Perang

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, yang duduk di sebelah Trump, mengatakan foi a de “beberapa kemajuan e dan algunsapa minat” em pembicaraan com o Irã. “Kita akan lihat dalam algumas jam dan hari ke depan apakah kemajuan dapat dicapai,” kata Rubio.

Trump não menanggapi langsung laporan television pemerintah Iran tentang draft perjanjian, and memberikan keterangan yang terkadang contradiktif tentang bagaimana negociosi berjalan.

Halaman Selanjutnya

Ia mengatakan bahwa tidak seorang pun termasuk Iran akan mengendalikan Selat Hormuz e menolak laporan bahwa Iran and dan negara Teluk Oman dapat mengendalikan sistem pungutan tol untuk jalur air tersebut.

Halaman Selanjutnya

Fuente