Início Notícias Trump Serang Presidente Israel Sebut Lemah dan Menyedihkan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Trump Serang Presidente Israel Sebut Lemah dan Menyedihkan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

16
0
Donald Trump 'Murka' Tau Rusia Bantu Irã Lawan AS-Israel

Senin, 23 de março de 2026 – 15:00 WIB

VIVA –Presidente Americano Serikat, Donald Trump criticou o presidente Israel Isaac Herzog, em 22 de março de 2020. Ia menyebut Herzog lemah dan menyedihkan serta menuduhnya berbohong soal janji untuk memberikan pengampunan kepada Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

img_title

Tentara AS Dilaporkan Kecewa: Kami Tidak Ingin Mati para Israel

“Ia berkali-kali como kepada saya, lebih dari sekali, bahwa ia akan mengampuni dia, tapi ternyata ia berbohong,” disse Trump ao Channel 14 Israel e dikutip ulang dari laman Anadolu Ajensi, no dia 23 de março de 2026.

Eu também menambahkan bahwa Herzog bukan seorang pemimpin.

img_title

Serangan Iran ke Aset AS di Timur Tengah Disebut Sebabkan Kerugian Rp12.5 Triliun

A maior parte de Trump se tornou uma pessoa perseverante quando a corrupção de Netanyahu acabou de acontecer.

“Bibi perlu focus ke perang, bukan ke hal-hal yang tidak penting,” katanya.

img_title

Irã Balas Ancaman Trump, Siap Hancurkan Infrastruktur Timur Tengah

Trump terus menekan isu ini. Sebelumnya, ia juga pernah menyebut Herzog sebagai orang yang lemah dan tidak berguna serta menuduhnya memanfaatkan isu pengampunan sebagai alat politik.

Seorang pejabat sênior Israel membantah pernyataan Trump. Herzog não me importou com nada disso, e ele teve que pagar muito por Trump, o que permitiu que ele se adaptasse com o processo que estava sendo feito.

Netanyahu enviou menghadapi tuduhan korupsi dalam negeri yang sudah berlangsung lama. Kasus ini berkaitan dengan dugaan penerimaan berbagai keuntungan dan fasilitas sebagai imbalan atas kebijakan regulasi, tindakan legislasi, serta dukungan diplomatik kepada para pengusaha kaya e pemilik media.

Terkait perang com o Irã, Trump menolak menjelaskan apakah pasukan AS berencana menargetkan ou menguasai infrastruktur minyak dan gas Iran. Dirinya hanya mengatakan bahwa saat ini ia belum bisa memberikan jawaban.

Sebagai informasi, serangan gabungan AS e Israel terhadap Iran dilaporkan dimulai pada 28 de fevereiro e telah menewaskan sedikitnya 1.300 orang, termasuk Pemimpin Tertinggi saat itu, Ayatollah Ali Khamenei.

O Irã kemudian membalas com drone serangan e rudel yang menyasar Israel, Jordânia, Iraque, serta negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS.

Bender Kuba

Kuba Siaga Militer Antisipai Serangan AS

Kuba sedan bersiap menghadapi kemungkinan agresi milliter dari Serikat da América. Hal ini disampaikan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Kuba dalam sebuah wawancara.

img_title

VIVA.co.id

23 de março de 2026

Fuente